TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Danantara Investasi US$ 250 Juta di Perusahaan Migas AS

Nurdian Akhmad
7 October 2026 | 08:55
rubrik: BUMN, Business Info
Wisma Danantara Diresmikan, Siap Kelola Aset US$ 1 Triliun

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Danantara Indonesia memperluas portofolio investasinya di sektor energi global melalui investasi senilai US$250 juta atau sekitar Rp4,47 triliun di HighPeak Energy, Inc., perusahaan minyak dan gas bumi yang beroperasi di kawasan Permian Basin, Amerika Serikat.

Investasi tersebut dilakukan Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM). Langkah ini menjadi bagian dari mandat Danantara untuk membangun portofolio investasi global yang terdiversifikasi sekaligus menyasar sektor-sektor strategis yang dinilai memiliki prospek imbal hasil jangka panjang.

Chief Executive Officer Danantara Investment Management Pandu Sjahrir mengatakan posisi HighPeak di salah satu kawasan hulu minyak dan gas bumi utama dunia menjadi salah satu pertimbangan dalam investasi tersebut.

“Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global,” ujar Pandu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Melalui investasi ini, DIM memperoleh akses strategis terhadap portofolio aset HighPeak yang didominasi minyak di Permian Basin. Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi minyak terbesar di Amerika Serikat.

Pandu mengatakan investasi tersebut sekaligus memperluas eksposur aset energi Indonesia di pasar global. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan mandat DIM untuk menempatkan modal pada sektor strategis yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Dari sisi HighPeak, dana investasi akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan. Tambahan modal tersebut diharapkan mendukung pengembangan portofolio aset serta ekspansi kegiatan operasional, termasuk program pengeboran.

“HighPeak akan menggunakan investasi tersebut untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan, guna mendukung pengembangan dan pertumbuhan portofolio aset berkualitasnya secara berkelanjutan,” kata Pandu.

BACA JUGA:   11 Mal Lippo akan Punya Charging Mobil Listrik

Skema Investasi

Investasi DIM dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel (convertible preferred stocks) dalam beberapa tahap.

Dalam skema tersebut, DIM memperoleh perlindungan terhadap potensi penurunan nilai investasi sekaligus memiliki peluang mendapatkan manfaat dari kenaikan nilai ekuitas HighPeak pada masa mendatang melalui mekanisme konversi menjadi saham biasa.

DIM juga memperoleh opsi untuk berpartisipasi dalam penerbitan saham HighPeak berikutnya melalui skema private placement. Selain itu, DIM akan menempatkan satu perwakilan dalam jajaran direksi HighPeak.

Pandu menegaskan investasi tersebut merupakan bagian dari strategi Danantara untuk menjalankan mandat investasi secara disiplin, dengan tetap mempertimbangkan potensi penciptaan nilai ekonomi dalam jangka panjang.

“DIM berkomitmen penuh untuk menjalankan mandatnya melalui investasi yang disiplin dan kontribusi bermakna terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia,” ujarnya.

Buka Akses Keahlian Energi

Kerja sama tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek investasi. HighPeak juga akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia setelah transaksi diselesaikan.

Presiden sekaligus Chief Executive Officer HighPeak Energy Michael Hollis mengatakan program tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kapabilitas tenaga kerja Indonesia sekaligus membuka ruang pertukaran keahlian teknis di bidang energi.

“Setelah transaksi diselesaikan, HighPeak akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia, untuk mendukung pengembangan kapabilitas dan pertukaran keahlian teknis,” ujar Michael.

Michael mengatakan HighPeak memiliki portofolio aset berskala besar yang didominasi minyak di Permian Basin. Kemitraan dengan DIM diharapkan dapat mempercepat pengembangan aset melalui investasi berkelanjutan, termasuk peningkatan aktivitas pengeboran.

“Kerja sama ini mempertemukan para investor jangka panjang yang memiliki komitmen yang sama terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai yang berkelanjutan,” kata Michael.

BACA JUGA:   Awal 2026, BEI Sebut Danantara Siap Jadi Investor Institusi

Permian Basin sendiri merupakan kawasan penghasil minyak mentah terbesar di Amerika Serikat. Berdasarkan data U.S. Energy Information Administration (EIA), kawasan tersebut menyumbang sekitar 48% dari total produksi minyak Amerika Serikat sepanjang 2025.

Pertumbuhan produksi minyak di Permian Basin sejak 2007 terutama ditopang perkembangan teknologi pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik (hydraulic fracturing).

Bagi Danantara, investasi tersebut memperluas pijakan investasi Indonesia di sektor energi internasional sekaligus membuka peluang transfer pengetahuan dan keahlian teknis yang dapat mendukung pengembangan kapasitas sektor energi nasional.

Tags: Danantara IndonesiaHighPeak Energy
Previous Post

Komitmen Transformasi Digital, PHR Raih Upstream Energy Transformation Award

Next Post

Industri Kimia-Farmasi-Tekstil Target Tumbuh 7,85% di 2029

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR