TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Industri Olahraga: Tumbuh di Sela Tekanan

Achmad Adhito
30 July 2025 | 15:35
rubrik: Business Info
Manuver BFI  Gelar Lomba Lari Rp 250 Juta

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan, sejumlah sub sektor industri di dalam negeri telah dikenal memiliki daya saing yang tinggi di kancah global. Capaian ini tidak terlepas dari produk yang dihasilkan mampu berkualitas dan mengikuti tren terkini. 

Menurut data United Nations Commodity Trade Statistics Database (UN Comtrade) dan BPS, ekspor pakaian olahraga dari Indonesia, termasuk kaos teknis, jaket, dan celana berbahan dry-fit maupun polyester performance, mengalir ke pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan Korea Selatan.

“Estimasi nilai ekspor pakaian olahraga nasional pada tahun 2024 mencapai lebih dari USD480 juta, dan menunjukkan tren naik meski dalam tekanan ekonomi global,” kata menteri tersebut, di Jakarta hari ini, dalam keterangan resmi.

Selain ekspor, permintaan domestik juga meningkat signifikan. Pertumbuhan pasar pakaian olahraga nasional dipercepat oleh tingginya partisipasi masyarakat dalam aktivitas kebugaran, maraton, sepeda, dan olahraga rekreasional lainnya.

Fenomena ini didukung oleh riset dari Statista Market Insights (2024), yang mencatat bahwa nilai pasar sportswear (pakaian olahraga) di Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 7 – 8% per tahun hingga 2027. Hal itu terutama pada segmen athleisure dan pakaian berbasis teknologi (moisture-wicking, UV protection). 

“Tak hanya itu, beberapa merek lokal seperti Erigo Active, Shining Bright, Evos Gear, hingga Eiger Sportwear mulai masuk ke segmen premium dan menunjukkan kinerja menjanjikan, baik melalui kanal ritel maupun e-commerce,” ujar Menperin.

Perkembangan kinerja yang cukup baik, dan mengantarkan pada optimisme bangsa, juga terjadi pada industri sepatu olahraga nasional. Berdasarkan data BPS, nilai ekspor produk sepatu olahraga Indonesia selama periode Januari – April 2025 tetap menunjukkan kinerja yang signifikan, yakni mencapai USD1,39 miliar. 

BACA JUGA:   Hilirisasi Mineral Naikkan Permintaan Gas Industri

Selain itu, industri sepatu olahraga Indonesia tumbuh CAGR 13,1% dalam lima tahun terakhir dan berada di peringkat ke-3 dunia sebagai eksportir alas kaki terbesar dengan 450 juta pasang per tahun, dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 500.000 orang di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

“Posisi ini memerkuat kepercayaan kita bahwa industri ini memiliki fondasi kuat dan momentum untuk terus ekspansi di pasar global,” kata menteri tersebut.

Tags: agus kartasasmitaindustri olahragaun comtrade
Previous Post

Pertamina Drilling Bangun Sumur Air Bersih Desa Minas Jaya, Siak

Next Post

Awas Terlewat, TOP Human Capital Awards 2025 Digelar November 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR