Jakarta, TopBusiness—Uang Primer (M0) Adjusted pada September 2026 tumbuh 9,3% (yoy/year on year), melanjutkan pertumbuhan pada Agustus 2026 sebesar 16,3% (yoy).
“Maka uang primer di September tersebut tercatat sebesar Rp2.353,1 triliun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi (8/10/2026).
Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar 11,8% (yoy) dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 3,9% (yoy).
Dan berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).
