TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Skor GCG Naik, PAM Jaya Optimitis Capai Target Layanan Air 100% pada 2029

Nurdian Akhmad
9 October 2026 | 11:20
rubrik: BUMD, Business Info
Kolaborasi PAM Jaya-PT Moya Jadi Contoh Percepatan Implementasi KPBU

Jakarta, TopBusiness – PAM Jaya memperkuat penerapan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi untuk memperluas layanan air minum perpipaan di Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mencapai target cakupan layanan 100% pada 2029.

Berdasarkan hasil penilaian GCG 2025, PAM Jaya memperoleh skor 87,099 dengan predikat sangat baik. Nilai tersebut meningkat 1,199 poin dibandingkan hasil penilaian tahun 2024 yang mencapai 85,9.

Peningkatan skor ini mencerminkan perkembangan pembenahan internal perusahaan dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas proses bisnis. Penguatan tata kelola dinilai semakin penting seiring dengan meningkatnya tanggung jawab PAM Jaya dalam menyediakan layanan publik dan menjalankan rencana transformasi kelembagaan.

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Jakarta, Sofyan Antonius, menegaskan bahwa keberhasilan penerapan GCG tidak cukup diukur melalui kelengkapan dokumen dan pemenuhan aspek administratif.

Menurut dia, kualitas tata kelola justru ditentukan oleh konsistensi penerapan prinsip-prinsip GCG dalam aktivitas operasional dan pengambilan keputusan perusahaan.

“Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan,” kata Sofyan dalam keterangan persnya, Jumat (9/10/2026).

Ia menilai, penguatan tata kelola menjadi kebutuhan strategis bagi PAM Jaya seiring perkembangan perusahaan dan besarnya tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan air minum masyarakat Jakarta.

Selain itu, rencana transformasi kelembagaan menuntut perusahaan memiliki proses bisnis yang lebih terstruktur, mekanisme pengambilan keputusan yang jelas, serta sistem pengawasan yang memadai.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan capaian penilaian GCG 2025 menjadi salah satu indikator kemajuan perusahaan dalam membangun organisasi yang lebih sehat dan profesional.

BACA JUGA:   Layanan Meningkat, PT Air Minum Berkah Banua Masuk Nominasi TOP BUMD Awards 2025

Menurut Arief, tata kelola yang baik diperlukan agar setiap keputusan bisnis maupun operasional dapat dijalankan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip pengelolaan perusahaan yang bertanggung jawab.

“Skor dan predikat sangat baik ini menjadi cerminan bahwa PAM Jaya terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata,” ujar Arief.

Ia menjelaskan, pembenahan tata kelola tidak berjalan terpisah dari agenda utama perusahaan, yakni memperluas akses air minum perpipaan bagi seluruh masyarakat Jakarta. PAM Jaya menargetkan cakupan layanan mencapai 100% pada 2029.

Untuk merealisasikan sasaran tersebut, perusahaan perlu memperluas jaringan perpipaan sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan agar dapat menjangkau lebih banyak warga. Di sisi lain, kesiapan organisasi dan kualitas pengelolaan operasional juga menjadi faktor penting dalam mendukung ekspansi tersebut.

Dengan cakupan layanan yang ditargetkan menyeluruh, PAM Jaya membutuhkan sistem pengelolaan yang mampu mengimbangi peningkatan skala operasional, memastikan penggunaan sumber daya secara efektif, serta menjaga akuntabilitas dalam pelaksanaan program perusahaan.

Karena itu, peningkatan skor GCG menjadi bagian dari agenda pembenahan berkelanjutan PAM Jaya. Perusahaan dituntut tidak hanya memperluas infrastruktur air minum, tetapi juga memastikan seluruh proses pengembangan layanan ditopang tata kelola yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ke depan, penguatan tata kelola diharapkan dapat mendukung kesiapan PAM Jaya menghadapi tantangan pengembangan layanan sekaligus mempercepat pencapaian target cakupan air minum perpipaan 100% di Jakarta pada 2029.

Tags: PAM Jaya
Previous Post

Penjualan Mobil Nasional Tumbuh 21%, Toyota Memimpin

Next Post

Bank Muamalat Dukung Pembangunan Gedung Kolabora Kebaikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR