TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awal Pekan Ini, IHSG Dibuka Menguat

Agus Haryanto
12 October 2026 | 09:38
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin pagi dibuka di zona hijau. IHSG menguat 15,56 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.109,32.

Langkah positif juga diikuti oleh kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 yang mencatatkan kenaikan sebesar 1,58 poin atau 0,26 persen ke posisi 603,25.

Berdasarkan data perdagangan awal sesi, aktivitas transaksi di lantai bursa mencatatkan total frekuensi sebanyak 87.325 kali transaksi. Sementara itu, volume perdagangan saham mencapai 2,3 miliar lembar saham dengan nilai transaksi harian menyentuh angka Rp484 miliar.

Analisis Pasar & Sentimen Global

Penguatan awal pekan ini menunjukkan adanya dorongan beli (buyer momentum) di awal sesi setelah indeks sempat berada di area persimpangan pada pekan sebelumnya. Beberapa poin penting dalam analisis pembukaan pasar hari ini meliputi:

  • Dinamika Pasar Global & Regional: Pergerakan IHSG pada awal pekan dibayangi oleh sentimen eksternal, termasuk rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, serta dinamika geopolitik yang terus dipantau oleh para investor global.
  • Aktivitas Transaksi yang Moderat: Meskipun dibuka menguat 0,26%, nilai transaksi awal sebesar Rp484 miliar mencerminkan sikap investor yang cenderung wait and see (menunggu) sambil mencermati arah kebijakan suku bunga global serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
  • Proyeksi Pergerakan: Ruang gerak IHSG pada pekan ini diprediksi masih akan dibayangi oleh potensi koreksi wajar di tengah sentimen domestik dan fluktuasi nilai tukar. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan saham-saham berkapitalisasi besar (blue chips) serta mencermati rilis data ekonomi lanjutan guna mengantisipasi volatilitas harian.

Data AI

BACA JUGA:   Mandiri Sekuritas: IHSG Masih Atraktif, Saham Perbankan Jadi Andalan
Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

BEI Cabut Suspensi Saham ASPI

Next Post

MedcoEnergi Akuisisi 10% Hak Partisipasi di PSC Cekungan Kutai dari Eni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR