TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Kanti Andalkan Pengembangan SDM untuk Perluas Bisnis

Teguh Imam Suyudi
23 October 2026 | 09:57
rubrik: Event
Bank Kanti Andalkan Pengembangan SDM untuk Perluas Bisnis

BPR Sukawati Pancakanti menerapkan sistem pengelolaan sumber daya manusia, pelatihan berkelanjutan, dan digitalisasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis serta meningkatkan kualitas layanan.

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Sukawati Pancakanti atau Bank Kanti mengikuti Wawancara Penjurian TOP Human Capital Awards 2026 pada Kamis (22/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bank Kanti memaparkan penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia atau Human Capital Management System (HCMS) yang diselaraskan dengan strategi bisnis perusahaan.

Direktur Utama Bank Kanti, Made Arya Amitaba, SE., MM, bersama I Gede Agus Atmaja, SE., dan Made Prajna Paramitha Dewi, SM., MM, hadir dalam kegiatan penjurian tersebut.

Bank Kanti menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu dari enam strategi bisnis perusahaan. Pendekatan ini bertujuan memastikan karyawan memiliki kompetensi, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian target perusahaan.

“Bagi kami, pengembangan SDM bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi bagian dari strategi bisnis. Karyawan harus memiliki kompetensi, memahami kebutuhan nasabah, dan siap mendukung ekspansi perusahaan,” ujar Made Arya Amitaba.

Pengembangan Talenta dan Kompetensi

Bank Kanti menerapkan pengelolaan talenta melalui rotasi, promosi, dan penugasan lintas bagian. Perusahaan juga membentuk Mobile Team yang terdiri atas lima account officer dan dua team leader untuk menjangkau pasar di Singaraja, Negara, serta Nusa Tenggara Barat (NTB).

Untuk meningkatkan kemampuan karyawan, Bank Kanti bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan LSP Microfinance dalam program sertifikasi. Perusahaan juga menjalankan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bersama Universitas Hindu Indonesia (UNHI), termasuk pemberian beasiswa.

“Bank Kanti mengalokasikan cadangan biaya pendidikan sebesar 3% dari biaya tenaga kerja tahun sebelumnya. Perusahaan menargetkan sedikitnya tiga pelatihan bagi setiap pegawai setiap tahun” ungkap Made Arya Amitaba.

BACA JUGA:   Investasi CSR United Tractors Beri Dampak Hingga Triliunan Rupiah

Digitalisasi dan Budaya Kerja

Pengelolaan SDM juga didukung teknologi melalui aplikasi SIP SDM untuk administrasi kepegawaian dan Smart Presence untuk pencatatan kehadiran. Digitalisasi ini membantu mengurangi proses manual dalam pengelolaan karyawan.

Di sisi lain, Bank Kanti membangun budaya kerja melalui rapat umum bulanan, Kanti Got Talent, lomba busana Endek dan Bondres, serta kegiatan kebersamaan Arisan Suka Duka. Perusahaan juga menjalankan program puasa 16 hingga 18 jam sebagai bagian dari inisiatif kesejahteraan karyawan.

“Upaya tersebut berjalan bersama sistem penilaian kinerja berbasis indikator kinerja utama (KPI), pemberian insentif, serta pembinaan karyawan untuk mendorong produktivitas” Made Arya Amitaba menambahkan.

Bank Kanti mencatat pengakuan eksternal melalui Paritrana Award 2024 sebagai Pemenang I tingkat Provinsi Bali dan Paritrana Award 2025 sebagai Pemenang II kategori Usaha Menengah-Besar. Perusahaan juga menerima kunjungan studi banding dari Nepal dan sejumlah BPR di luar Bali.

Dorong Keunggulan Bisnis Berkelanjutan

TOP Human Capital Awards 2026 diselenggarakan Majalah TopBusiness dengan dukungan asosiasi, konsultan, praktisi, dan akademisi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan SDM di Indonesia. Tahun ini, ajang tersebut mengangkat tema “Unlocking Human Potential for Sustainable Business Excellence”.

Dewan juri yaitu: Prof. Wahyudin Zarkasyi dari Universitas Padjadjaran, Thendri Supriatno dari Masyarakat Investor Independen, Benyamin De Haan dari MSI Group, dan Aldrin Herwany dari Perbanas Institute Jakarta.

Melalui penerapan HCMS, Bank Kanti berupaya menjadikan pengembangan karyawan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jangkauan layanan, memperkuat kompetensi, dan menjaga keberlanjutan bisnis.

Tags: Bank KantiHumanCapitalTOP Human Capital Awards 2026
Previous Post

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Next Post

PHR Zona 4 Sukses Tajak Sumur BNG-D18, Potensi Produksi Capai 2.640 Barel Minyak per Hari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR