Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan dengan terkoreksi 0,80% ke level 5.057 pada perdagangan terbaru. Tekanan jual terlihat semakin meningkat, sementara secara mingguan IHSG telah mengalami koreksi sebesar 7,03%.
Berdasarkan analisis teknikal MNCS Daily Scope Wave 2 November 2026, pergerakan IHSG masih memiliki dua skenario yang perlu dicermati investor.
Pada skenario terbaik (best case), IHSG diperkirakan masih berada dalam fase wave (iv) dari wave [v] pada label hitam. Kondisi ini membuka peluang penguatan menuju area 5.456–5.564.
Namun, pada skenario terburuk (worst case) dengan label merah, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada wave (v) dari wave [v], dengan target pelemahan di kisaran 4.763–4.845.
Adapun level support IHSG berada di 5.012 dan 4.915, sedangkan resistance terdekat berada di 5.328 dan 5.460.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Di tengah tekanan pasar, MNCS memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati investor, yakni EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG.
1. EXCL – Buy on Weakness
Saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 5,85% ke level Rp1.720, didukung oleh munculnya peningkatan volume pembelian.
Secara teknikal, EXCL diperkirakan sedang berada pada wave 5 dari wave (C). Investor dapat mencermati peluang akumulasi saham ini ketika terjadi pelemahan harga.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Area beli: Rp1.410–Rp1.515
- Target harga: Rp1.765 dan Rp1.990
- Stoploss: Di bawah Rp1.385
2. MEDC – Trading Buy
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan penguatan 3,73% ke level Rp1.390, disertai peningkatan volume pembelian.
MNCS memperkirakan posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b]. Dengan demikian, saham ini masih menarik untuk dicermati dalam strategi perdagangan jangka pendek.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Area beli: Rp1.350–Rp1.380
- Target harga: Rp1.430 dan Rp1.465
- Stoploss: Di bawah Rp1.305
3. SQMI – Buy on Weakness
Berbeda dengan dua saham sebelumnya, saham SQMI mengalami koreksi 5,71% ke level Rp66. Tekanan jual masih terlihat dominan pada pergerakan saham tersebut.
MNCS memperkirakan SQMI saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Investor dapat mempertimbangkan strategi Buy on Weakness dengan memperhatikan area akumulasi yang telah ditentukan.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Area beli: Rp59–Rp65
- Target harga: Rp74 dan Rp84
- Stoploss: Di bawah Rp57
4. TAPG – Buy on Weakness
Saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) terkoreksi 1,56% ke level Rp1.895, dengan tekanan jual yang masih dominan.
Secara teknikal, MNCS memperkirakan TAPG sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (ii) pada label hitam. Investor dapat mencermati peluang pembelian secara bertahap ketika harga berada di area yang direkomendasikan.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Area beli: Rp1.810–Rp1.895
- Target harga: Rp1.970 dan Rp2.030
- Stoploss: Di bawah Rp1.765
Kesimpulan
Pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan jual setelah mencatatkan koreksi mingguan sebesar 7,03%. Investor perlu mencermati level support 5.012 dan 4.915 untuk mengantisipasi potensi pelemahan lanjutan.
Di tengah kondisi tersebut, saham EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG menjadi pilihan yang masuk dalam radar rekomendasi MNCS dengan strategi Buy on Weakness maupun Trading Buy.
Investor tetap disarankan memperhatikan area beli, target keuntungan, serta batas risiko (stoploss) sebelum mengambil keputusan investasi.
