TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Insinyur Muda Tangguh Diperlukan di Era Industri 4.0

Albarsyah
4 June 2018 | 15:53
rubrik: Capital Market
Insinyur Muda Tangguh Diperlukan di Era Industri 4.0

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, diperlukan insinyur muda yang tangguh dalam menghadapi tantangan revolusi industri keempat (Industri 4.0). Kesiapan sumber daya keinsinyuran juga sangat diperlukan dalam mendukung pembangunan nasional.

“Pembangunan yang telah kita capai hari ini, tentunya tidak terlepas dari peran sumber daya manusia (SDM) bidang keinsinyuran. Saya mengajak para insinyur untuk lebih memersiapkan diri dalam menghadapi era digital yang semakin canggih dan terus berkembang,” ujar Menteri Basuki saat memberikan sambutan mewakili Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2018, di Universitas Brawijaya, MalangĀ  (1/6/2018).

Dikatakan Menteri Basuki dalam siaran pers, Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla selain berfokus membangun infrastruktur, pada tahun 2019 mulai berfokus pada pembangunan SDM.

“Seperti kita ketahui, bahwa industri 4.0 merupakan era digitalisasi, di mana dibutuhkan persaingan inovasi dan keahlian. Untuk itu, butuh penguatan pembinaan SDM di perguruan tinggi, politeknik, pesantren, dan SMK,” katanya.

Menteri Basuki mengatakan, sebagai insinyur profesional, dituntut untuk memiliki terobosan yang kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Untuk itu dibutuhkan peran organisasi profesi insinyur yang dapat membina para insinyur muda dan sebagai wadah berbagi pengetahuan guna mengikuti perkembangan zaman.

PII sebagai organisasi profesi insinyur, dinilai Menteri Basuki merupakan organisasi yang sangat prestisius, sebab dapat mewadahi beberapa profesi keilmuan di bidang teknik.

“PII diharapkan dapat mengambil peran yang maksimal dalam menyiapkan sumber daya keinsinyuran, baik sumber daya manusia maupun teknologinya yang saat ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Insinyur Indonesia Menuju Dunia
Tags: industri 4.0pii
Previous Post

Ratusan Rumah Khusus Dibangun di Maluku Utara

Next Post

1.200 Mahasiswa Makassar Ikuti Workshop K3 Konstruksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR