Jakarta, BusinessNews Indonesia—Hingga tahap keenam peluncuran program pendidikan vokasi yang diluncurkan untuk mengantisipasi Revolusi Industri 4.0, Kementerian Perindustrian RI mampu melibatkan sebanyak 618 perusahaan dengan menggandeng hingga 1.735 SMK.
“Upaya yang kami lakukan ini sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK,” kata Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartato, dalam keterangan pers hari ini.
Menteri Airlangga mengatakan, Kemenperin terus mendorong pondok pesantren di seluruh Indonesia menjadi ekosistem dalam penumbuhan wirausaha industri baru melalui program Santripreneur.
Upaya ini sebagai salah satu strategi nasional yang tengah dijalankan untuk memasuki era revolusi industri keempat sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0.
“Dalam implementasi ekonomi digital itu, yang penting di antaranya adalah membangun ekosistem. Jadi, pondok pesantren ini yang perlu kita bidik karena memiliki basis dan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional,” terangnya.
