Jakarta, BusinessNews Indonesia – Produsen mesin pendingin ruangan (AC) asal Jepang, PT Daikin Airconditioning Indonesia mengaku tetap optimis bisa menjadi market leader di pasar AC di Tanah Air.
Sejauh ini, pangsa pasar AC untuk produm komersial pihaknya mengaku menguasai pangsa pasar sebanyak 30 persen. Dan tahun ini, akan lebih dipertahankan lagi.
“Kami ini masih market leader di produk AC dengan market share untuk komersial sebanyak 30 persen. Dan kami yakin bisa terus dipertahankan apalagi ada Daikin National Training Center ini,” ungkap Assistant General Manager After Sales Service Daikin Airconditioning Indonesia, Ruli Sudana di Jakarta, Kamis (19/7/2018).
Menurutnya, setiap tahun kierja perseroan tetap bertumbuh positif. Apalagi pihaknya hanya memproduksi AC tanpa produk lain, sehingga produk dan pelayanannya bisa terus digenjot.
“Makanya kami ini tidak menjual dengan jumlah yang banyak. Jika terlalu banyak, kita jadi tidak bertanggung jawab. Kami tetap menjual tapi juga after sale service-nya juga tetap dijaga,” tegas Ruli.
Dan untuk menjaga kesetiaan para pelanggannya, pihak Daikin mencoba merilis Dakin National Training Center AC di lahan seluas lebih dari 2.000 meter persegi itu agar kemampuan para tenaga ahlinya memiliki ilmu yang sama.
Menurut General Manager After Sales Service Daikin, Kazumasa Takahara, pihaknya menyadari sebaik apapun produk yang ditawarkan, kenyamanan dari AC yang ditawarkannya tidak akan optimal jika tak terpasang dengan baik.
“AC ini sangat tergantung pada tenaga ahli yang memiliki kemampuan memasang AC dengan benar. Dan 60 persen dari masalah AC yang timbul justru dari kesalahan prmasangan,” ujar Takahara.
Para peserta yang ikut pelatihan ini, kata dia, adalah para teknisi AC dari dealer-dealer resmi Daikin, para anggota dari asosiasi pendingin dam tata udara, serta para teknisi dari klien yang menggunakan AC Daikin.
“Dengan adanya Daikin National Training Center ini, kami berharap bisa menyediakan pelatihan berkualitas tinggi seperti halnya Daikin Industries di Jepang,” kata Takahara.
