
Jakarta, businessnews.id — Hingga minggu pertama Mei 2014, dana pihak ketiga (DPK) perbankan nasional mencapai Rp 3.674 triliun atau tumbuh 12,92 persen secara year on year. Namun besaran DPK itu turun ketimbang kuartal IV 2013.
Menurut Deputi Komisioner Manajemen Strategis OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Lucky Fathul, di Jakarta hari ini, penurunan itu lebih disebabkan pembayaran pajak dan pencairan dana konstruksi dari rekening pemerintah.
“Pembayaran pajak cukup besar juga dalam menguras DPK,“ kata dia.
Sementara itu, dari sisi kredit, total penyalurannya hingga minggu pertama Mei 2014 telah mencapai Rp 3.364 triliun atau tumbuh 18,92 persen secara year on year. Angka pertumbuhan itu melampui angka pertumbuhan perbankan nasional arahan OJK yang sebesar 15 persen sampai 17 persen.
Pada tempat terpisah, Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah, menyatakan bahwa Bank Indonesia mengasumsikan pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2014 di kisaran 15 persen sampai 17 persen. Namun pihaknya akan melihat perkembangan penyaluran kredit perbankan hingga bulan Juni ini.
“Nampaknya melambat,” terang dia. (ZIZ)
EDITOR: DHI