Jakarta, BusinessNews Indonesia – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini semakin kencang setelah Badan Pusat Statistik mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2018 sebesar 5,27%. IHSG tercatat menguat di penutupan perdagangan sore ini, Senin(6/8/2018), sebesar 93,5 poin atau 1,55% ke 6.101,13.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini berada di angka Rp 14.465. Melemah dari posisi pagi tadi di angka Rp 14.470.
Menutup perdagangan, ada 231 saham menguat, 161 saham melemah, dan 119 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8,03 triliun dari 9,20 miliar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 21 poin atau 2,21% menjadi 971,21, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 14,6 poin atau 2,22% ke 672,60, indeks IDX30 naik 12 poin atau 2,33% ke 529,07.
Mayoritas penggerak IHSG bergerak menguat. Sektor yang naik tertinggi yakni infrastruktur sebesar 3,49%. Sementara sektor perkebunan mengalami penurunan sebesar 0,24%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp900 atau 2,6% ke Rp35.800, saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp400 atau 2,1% ke Rp19.100 dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 atau 2,7% ke Rp15.200.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp625 atau 0,8% ke Rp74.375, saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) turun Rp550 atau 7,2% ke Rp7.050, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp300 atau 1% ke Rp28.700.
Sementara bursa regional bergerak variatif. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 0,08% ke 22.507,320.
- Indeks Komposit Shanghai turun 1,29% ke 2.705,160.
- Indeks Strait Times bertambah 0,60% ke 3.285,340.
- Indeks Hang Seng naik 0,52% ke 27.819,561.
