TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

HD Finance Ganti Nama ke Radana Finance

Nurdian Akhmad
22 May 2014 | 08:14
rubrik: Business Info
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, businessnews.id — PT HD Finance, Tbk. sebentar lagi mengubah merek dagang menjadi Radana Finance. Nama perseroan pun berubah menjadi PT Radana Bhaskara Finance. Itu disertai dengan perubahan logo perseroan. Hal itu dijelaskan oleh Direktur Utama HD Finance, Evy Indahwaty, di Jakarta (21/5/2014).

Makna dari Radana Baskara, ia mengatakan, adalah memberikan kebaikan yang optimal kepada masyarakat.

Pergantian nama merupakan dampak dari perubahan kepemilikan saham HD Finance. Tanggal 8 Maret 2014, PT HD Corpora dan Wealth Paradise Holding Limited selaku pemegang saham mayoritas HD Finance, mengalihkan kepada PT Tiara Marga Trakindo (TMT) sebesar 45 persen saham perseroan.

Yang kemudian melalui penawaran tender wajib, TMT memiliki 55,81 persen dari jumlah keseluruhan saham yang ditempatkan dan disetor; di samping itu, saham mayoritas lainnya dimiliki oleh Grup Orang Tua, serta publik.

“Dengan dua pemegang saham utama maka HD Finance butuh perubahan termasuk merek dagang,” kata dia.

Dengan pergantian merek dagang itu perseroan tidak khawatir akan kehilangan pangsa pasar, bahkan dengan perubahan itu perseroan menargetkan pencapaian aset mencapai Rp 5 triliun di tahun 2018, di mana besar aset hingga 31 Maret 2014 mencapai Rp 1,9 triliun.

Selain itu, perseroan juga menargetkan pertumbuhan kantor cabang mencapai 100 unit di tahun 2018, sedangkan pada tahun 20013 baru mencapai 31 Kantor cabang.

“Untuk resminya penggunaan nama baru tersebut, kami tengah menunggu ijin prinsip dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI,” kata Evy.

Kemudian, Evy pun mengatakan, pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan 31 persen atau sebesar Rp 389,53 miliar. Sedangkan laba bersih pada tahun 2014 ditargetkan sebesar Rp 26,24 miliar atau tumbuh 53 persen.

BACA JUGA:   Bank Muamalat Biayai Revitalisasi Terminal 2 Bandara Soetta Rp 500 M

Mencapai pertumbuhan di atas, pihaknya telah menyiapkan langkah strategis. Di antara itu adalah mulai melakukan pembiayaan pada mobil bekas. Selama ini, HD Finance hanya membiaya kendaraan roda dua baru dan bekas.

“Jadi, kami akan mendiversifikasi produk layanan,” kata dia. (ZIZ)

EDITOR: DHI

Tags: hd financeradana finance
Previous Post

Hingga Mei 2014 Perbankan Nasional Sehat

Next Post

Prof. Soebroto Dapat Penghargaan Prestasi Seumur Hidup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR