Jakarta, BusinessNews Indonesia – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan optimistis bisa menyelesaikan pembangunan jalur KA Makassar-Parepare lewat rute dengan panjang sekitar 145 kilometer pada akhir tahun ini.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulmafendi mengatakan pengerjaan proyek tersebut dalam rangka terwujudnya pembangunan perkeretaapian di Sulawesi, khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pada tahap awal pembangunan jalur tersebut, pemerintah sedang menyelesaikan serta mengoperasikan jalur untuk segmen Barru–Palanro sepanjang sekitar 44 kilometer (km).
“Pembangunan pada segmen ini telah dimulai sejak akhir 2014 dan diharapkan pada akhir tahun ini sudah bisa dioperasikan,” tuturnya dalam siaran persnya, Selasa (4/9/2018).
Pembangunan jalur KA ini juga merupakan implementasi rencana pemerintah yang tertuang dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) 2030 dalam mewujudkan jalur KA Trans Sulawesi yang akan menghubungkan Sulsel hingga Sulawesi Utara (Sulut).
Nantinya, segmen Barru–Palanro akan menjadi catatan sejarah baru perkeretaapian di Sulawesi, mengingat pada zaman kolonial Belanda pernah beroperasi KA di lintas Makassar–Takalar pada periode 1923–1930.
“Pengoperasian KA lintas Makassar-Takalar ini kemudian berhenti beroperasi karena pertimbangan nilai ekonomis pada waktu itu,” ujar Zulmafendi.
