TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BTN Sebut Rumah Tipe Kecil Paling Diminati

Busthomi
14 September 2018 | 09:55
rubrik: Business Info
BTN Hari Ini Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun

Menara BTN. FOTO: RMOL

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono menyebut berdasarkan hasil riset Housing Finance Center (HFC) dari Bank BTN dengan metode yang dimodifikasi diketahui ternyata tipe rumah kecil yaitu 21-36 lebih diminati ketimbang yang lebih besar.

Dari hasil riset HFC BTN bekerjasama dengan InterCAFE IPB, jika dihitung dengan menggunakan tahun dasar Januari 2014, maka House Price Index (HPI) nasional terus menanjak. Untuk data per Juni 2018 Indeks Harga Properti Nasional tercatat mencapai 155,26 dengan pertumbuhan sebesar 7,23% secara year on year (yoy). Dan HPI secara nasional tersebut meningkat dibandingkan Juni 2017 yang sebesar 145,15, dan lebih tinggi dibandingkan Juni 2016 yang mencapai 135,22.

Dan berdasarkan olahan data Bank BTN itu, disebut Maryono, tercatat indeks harga rumah tipe kecil yaitu 21-36 sejak Januari 2014 mencapai indeks tertinggi yaitu 167,74. Angka tersebut jelas lebih tinggi ketimbang tipe 45 dan 70 yang masing-masing mencatatkan HPI sebesar 143,97 dan 141,20.

“Hal itu tentu menggambarkan bahwa permintaan untuk rumah kecil lebih tinggi dibandingkan tipe rumah yang lebih luas. Kondisi itu dimungkinkan karena daya beli masyarakat dan permintaan dari masyarakat kelas menengah ke bawah,” tutur Maryono di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Sementara itu, dia menlanjutkan, empat provinsi yang berada di atas HPI nasional ternyata Provinsi Kepulauan Riau tertinggi dengan angka 215,43, sementara posisi kedua adalah DKI Jakarta dengan indeks 189,2. Disusul Jawa Timur dengan angka indeks 173,34 dan Banten dengan indeks 156,8.

“HPI di Kepulauan Riau rata-rata pertumbuhannya 20,09% didorong perkembangan properti di Batam yang terus meningkat seiring dengan kenaikan harga rumah. Tidak heran Batam juga menjadi kabupaten yang mencatatkan HPI sebesar 223,76 atau tertinggi kedua setelah kabupaten Jember di Jawa Timur yang mencapai 229,4,” jelas dia.

BACA JUGA:   Terungkap! Pejabat yang Berikan Izin ke Empat Perusahaan Tambang di Raja Ampa

Maka dari itu dengan kondisi seperti itu, Maryono memproyeksikan HPI akan terus meningkat meskipun pertumbuhan harga rumah cenderung melambat karena faktor supply dan demand, tingkat suku bunga kredit dan ketersediaan properti.

“Namun begitu, permintaan rumah masih cukup tinggi di provinsi yang padat penduduknya seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena di sana, backlog berdasarkan data per Juni 2016 di dua provinsi terbesar di Jawa tersebut masih tinggi masing-masing 860.385 unit dan 1.013.624 unit,” pungkas dia.

Tags: btn
Previous Post

Nego Ulang Perang Dagang, IHSG Naik Hari Ini

Next Post

Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Menghijau di Posisi 14.801

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR