Jakarta, TopBusiness—Pertumbuhan kredit perbankan di tahun 2018 diprediksi masih dalam kisaran proyeksi 10% sampai 12% secara tahunan (year on year/yoy). Dengan demikian meningkat dibandingkan tahun 2017 yang 8,2% secara tahunan.
Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, di Jakarta (27/9/2018).
Dia menjelaskan bahwa pertumbuhan DPK (dana pihak ketiga) perbankan diprediksi melambat dibandingkan tahun 2017. “Namun, masih dalam kisaran 8% sampai 10%. Sementara, pertumbuhan di 2017 di 9,4% secara tahunan,” kata Agusman.
Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga disertai intermediasi perbankan yang membaik dan risiko kredit yang terjaga. Stabilitas sistem keuangan yang terjaga tercermin pada rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan yang tinggi mencapai 22,5%. Dan rasio likuiditas (AL/DPK) yang masih aman yaitu sebesar 19,8% pada Juli 2018.
“Bank Indonesia, ke depan, tetap memantau dan memastikan kecukupan likuiditas. Itu untuk mendukung stabilitas sistem keuangan,” ucap Agusman.
Penulis/Editor: Adhito
