Jakarta, TopBusiness – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSL) untuk mengangkat orang-orang baru di jajaran komisaris dan direksi.
Salah satunya mengangkat mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito menjadi komisaris independen.
Langkah ini dilakukan para pemegang saham agar dari sisi kinerja dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance ) menjadi kian kokoh.
“Kami menyambut baik kehadiran Pak Ito di Dewan Komisaris Perusahaan,” kata Direktur Utama SSMS Vallauthan Subraminam di Jakarta, Senin (22/10/2018).
Menurutnya, Ito merupakan bukan orang baru di sektor keuangan dan pasar mpdal. Dia telah berkiprah selama 30 tahun labih. Sehingga pengalamannya sangat dibutuhkan perseroan.
Vallauthan menambahkan, SSMS selama ini telah membuat banyak kemajuan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang kuat.
Salah satunya, pada September 2018, misalnya, PT AJA Sertifikasi Indonesia, sebuah auditor independen, mensertifikasi sistem manajemen hak asasi manusia SSMS.
PT AJA memberikan sertifikat ini setelah mengaudit sistem SSMS dengan Standar Sertifikasi lnternasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (BHRISC 2011), suatu standar yang diakreditasi oleh The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST).
“Karena kami percaya bahwa bisnis yang baik adalah bisnis yang berkelanjutan dan menghormati hak asasi manusia. Dan kami senang menerima sertifikasi yang sejalan dengan Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan HAM,” jelas dia.
Dirinya berharap pencapaian ini dapat membawa perseroan lebih dekat untuk mewujudkan potensi minyak sawit secara berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Apakagi dengan adanya kehadiran Pak Ito, sehingga komitmen SSMS dalam menerapkan tata kelola terbaik lebih kuat,” tegasnya.
Sekadar informasi, Ito lulus dari Harvard Business School pada 1994 dengan gelar Master of Business Administration. la memegang sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan investasi sebelum menjabat sebagai Dirut BEI periode 2009-2012 dan 2012-2015.
Ito juga merupakan anggota Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan anggota Dewan Pengurus Nasional di lkatan Akuntan Indonesia (IAI).
Penulis: Tomy
