TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Banyak Sentimen Positif, Rupiah Berpeluang di Zona Hijau

Busthomi
8 November 2018 | 10:07
rubrik: Business Info
Kurs Rupiah Terkerek Kenaikan Peringkat Moody’s

ilustrasi perdagangan valas. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan bisa kembali menguat, seiring masih banyaknya sentimen positif.

Mengutip Bloomberg hari ini, rupiah pun dibuka di zona hijau di level Rp14.590. Angka ini menguat 23 poin dari penutupan kemarin di posisi 14.613. Namun sayang dalam satu jam pertama rupiah kembali melemah ke 14.655 atau melemah 65 poin (0,45 persen).

Menurut analis pasar uang dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada pergerakan Rupiah yang kembali melanjutkan kenaikan diharapkan masih dapat bertahan pada hari ini.

“Kondisi tersebut seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri maupun dari luar negeri,” papar Reza di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dari luar negeri, jelas dia, kondisi hasil pemilu pertengahan di AS dimana Partai Demokrat menguasai DPR dan Partai Republik menguasai Senat telah sentimen pasar yang membuat meredanya permintaan akan USD.

“Dengan kondisi tersebut pergerakan Rupiah seharusnya kembali berkesempatan untuk menguat dengan memanfaatkan pelemahan USD,” kata dia.

Sebelumnya, penguatan rupiah dipicu oleh embaiknya sejumlah data ekonomi dimana kali ini dari perkuraan membaiknya cadangan devisa yang menopang sentimen positif pada pergerakan Rupiah.

Tak cuma itu, adanya imbas dari pembatasan import dan mulai diberlakukannya transaksi Non-Deliverable Forward dimana pelaku usaha dapat melakukan transaksi forward dengan mekanisme fixing (tanpa pemindahan dana pokok) yang dilakukan di pasar domestik turut membantu terapresiasinya Rupiah.

“Tentunya kondisi ini memberikan kesempatan pada Rupiah untuk dapat bergerak positif,” kata dia menganalisa.

Dengan segala sentimen tersebut, Reza pun memprediksi Rupiah akan bergerak di kisaran 14.610-14.562. “Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah,” ujar dia.

BACA JUGA:   Digandeng LKPP, AXIO Siap Penuhi Pengadaan Laptop Produk Dalam Negeri

Penulis: Tomy

Tags: rupiah
Previous Post

Terbitkan Obligasi, AP II Incar Dana Hingga Rp3 Triliun

Next Post

Situs Rintisan Jangan Cuma Toko Virtual!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR