Jakarta, TopBusiness – Mengawali perdagangan saham pada Rabu (21/11/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 94,0 poin atau 1,56% ke 5.911. Indeks LQ45 juga turun 13,83 poin atau 1,4% menjadi 942,50
Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.614.
Membuka perdagangan hari ini, ada 29 saham menguat, 167 saham melemah, dan 86 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp467 miliar dari Rp683 juta lembar saham diperdagangkan.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik Rp6 atau 5,22% ke Rp121, saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) naik Rp6 atau 2,07% ke Rp296, dan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) naik Rp10 atau 1,87% ke Rp545.
Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun Rp65 atau 4,38% ke Rp1.420, saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp170 atau 3,79% ke Rp4.320 dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun Rp250 atau 3,34% ke Rp7.225..
Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 24.465.64 (-2.20%), NASDAQ ditutup 6,908.82 (-1.70%), S&P 500 ditutup 2,641.89 (-1.82%). Bursa saham US ditutup melemah secara keseluruhan.
Sedangkan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,67% ke 21.439,02, Indeks Hang Seng turun 0,68% ke 25.665,38, Indeks Komposit Shanghai turun 0,36% ke 2.636,22, dan Indeks Strait Times turun 0,09% ke 3.024,3.
