Jakarta, TopBusiness – PT Soechi Lines Tbk (SOCI) mencatatkan kinerja yang tak positif sepanjang kuartal III-2018 ini. Terutama ditengok dari sisi raihan laba bersih.
Hingga akhir September 2018, laba bersih perseroan tergerus hingga 58,5% dari US$ 16,4 juta di kuartal III-2017 menjadi hanya US$ 6,8 juta. Hal ini karena beban keuangan perseroan melonjak sepanjang tahun ini.
“Penurunan laba bersih di antaranya dipicu oleh meningkatnya beban keuangan. Di mana beban keuangan senilai US$ 8,7 juta pada Januari-September 2017 menjadi sebesar US$ 14,7 juta pada Januari-September 2018,” tandas Direktur SOCI, Paula Marlina di Jakarta, Senin (19/11/2018).
Kondisi penurunan laba bersih itu, kata dia, juga diikuti oleh total utang atau liabilitas perseroan yang juga meningkat selama sembilan bulan di 2018 ini.
“Pada September 2017 total liabilitas SOCI sebanyak US$ 272,6 juta menjadi US$ 333,3 juta hingga akhir September 2018 ini,” jelas dia.
Dengan peningkatan liabilitas tersebut, kata Paula, rasio total liabilitas terhadap ekuitas atau Debt to Equity Ratio (DER) juga ikut melonjak.
“Dari semula sebesar 0,88 kali per September 2018 menjadi 1,04 kali hingga akhir September 2018 lalu,” katanya.
Lebih jauh dia menegaskan, kinerja laba bersih yang melorot itu juga dipengaruhi oleh capaian pendapatan yang juga melorot. Baik itu pendapat neto, pendapatan pelayaran, maupun pendapatan galangan menurun hingga akhir September 2018 itu.
Untuk pendapatan neto dari US$ 100,9 juta menjadi US$ 95 juta (yoy), lalu pendapatan galangan dari US$ 13,2 juta menjadi US$ 10,3 juta (yoy). Dan pendapatan pekayaran dari US$ 87,7 juta menjadi US$ 84,7 juta (yoy).
“Namun pendapatan pelayaran ini untuk pendapatan dari time charter mengalami peningkatan dari US$ 71,9 juta menjadi US$ 76,9 juta (yoy) atau tumbuh 6,9%. Sedang untuk pendapatan spot charter turun dari US$ 15,8 juta menjadi US$ 7,8 juta (yoy),” papar dia.
Untuk penurunan pendapatan neto, jelas dia, lebih karena penurunan spot charter itu. Hal ini karena kapal-kapal yang diakuisisi perseroan dalam rentang waktu Desember 2016-Juni 2017 telah menyumbang pendapatan spot charter tambahan bagi perseroan selama Januari-September 2018 ini.
“Namun kemudian kapal-kapal tersebut telah memperoleh kontrak time charter,” katanya.
Meski begitu, dia mengklaim, dari kinerja SOCI lainnya masih cukup positif. Terutama dari total asset dan ekuitas yang mengalami peningkatan.
Total aset SOCI naik dari US$ 582,2 juta menjadi US$ 653,7 juta (yoy) dan total ekuitas perseroan dari US$ 309,3 juta menjadi US$ 320,2 juta (yoy) hingga akhir sembilan bulan 2018 ini.
Penulis: Tomy
