Jakarta, TopBusiness—Asosiasi Cloud Hosting Indonesia (ACHI) mengharapkan pelaku bisnis penyedia layanan cloud dan hosting di Indonesia berkolaborasi. Itu karena, di luar negeri, saling dukung di antara pelaku bisnis tersebut sudah lazim terjadi.
“Bisnis cloud dan hosting di Indonesia sejatinya lebih bagus kalau ada kolaborasi seperti itu,” kata Ketua Umum ACHI, Rendy Maulana, di Jakarta (5/12/2018), dalam acara peluncuran asosiasi tersebut.
Rendy mengatakan, pihaknya di tahun 2019 menargetkan keanggotaan ACHI mencapai 500-an perusahaan. Untuk saat ini, ACHI masih beranggotakan sembilan perusahaan yang diperkirakan menguasai lebih dari 50% pasar bisnisn tersebut di Indonesia.
Keanggotaan di ACHI, dia menambahkan, terdiri dari usaha kecil, usaha menengah, usaha besar, serta partisipan yang masih terkait bisnis tersebut.
Adapun Anggota Dewan Penasihat ACHI, Dondy Bappedyanto, mengatakan bahwa kini jumlah pelaku bisnis tersebut di Indonesia sudah banyak. Hal itu terlihat, antara lain, dari banyaknya forum diskusi publik cloud dan web hosting di internet.
“Jadi, pemainnya banyak dan saling berkompetisi. Kalau mereka ada di ACHI, kolaborasi antar-pelaku bisnis tersebut bisa saja dilakukan,” Dondy menegaskan.
“Kami berharap dan meyakini bahwa jumlah 500-an anggota di tahun 2019 tercapai,” kata Sekretaris Jenderal ACHI, Achmad Yahya Sjarifuddin.
Penulis: Adhito
