Jakarta,TopBusiness—Posisi investasi internasional (PII) Indonesia pada triwulan III 2018 masih tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio neto kewajiban PII Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) yang relatif stabil di kisaran rerata negara peers sekitar 29%. Hal ini dijelaskan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, dalam keterangan tertulis (28/12/2018).
Di samping itu, struktur neto kewajiban PII Indonesia juga didominasi instrumen berjangka panjang.
“Meski demikian, Bank Indonesia akan tetap mewaspadai risiko neto kewajiban PII terhadap perekonomian,” kata dia.
Ke depan, Bank Indonesia meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik sejalan dengan terjaganya stabilitas perekonomian dan berlanjutnya pemulihan ekonomi Indonesia didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan reformasi struktural.
Penulis: Adhito
