TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hari Ini, BEI Stop Transaksi Dua Emiten Baru

Busthomi
18 January 2019 | 17:41
rubrik: Capital Market
IHSG Terjun 2,81 Persen, Dirut BEI Tenangkan Pasar

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Sistem autorejection PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan di Bursa telah menghentikan aktivitas transaksi dua emiten properti sesaat setelah pencatatan perdana saham di papan pengembangan.

Mereka adalah PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) dan PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO). Kejadian ini terpaksa dilakukan BEI karena harga saham kedua emiten anyar itu langsung melonjak 70 persen dengan frekuensi transaksi yang minim.

Menurut Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna, BEI sendiri berencana akan mengatur batas atas kenaikan harga saham saat proses pencatatan perdana di perdagangan Bursa.

“Saat ini BEI tengah mengkaji tren kenaikan harga saham IPO saat transaksi perdana hingga mencapai 70 persen,” ungkap Nyoman, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Saat ini, kata Nyoman, BEI memiliki sejumlah alternatif untuk mengatur besaran kenaikan harga saham IPO di pasar sekunder.

“Akternatif pertama terkait pengaturan itu adalah penetapan besaran batas atas penolakan penawaran secara otomatis (auto-rejection),” dia menegaskan.

Selanjutnya, kata Nyoman, BEI akan melakukan pengetatan pengawasan terhadap transaksi. Dan yang ketiga adalah penggabungan pada dua alternatif pengaturan tersebut.

Saat listing CLAY dan NATO di papan pengembangan BEI, masing-masing harga saham emiten tersebut melejit sebesar 70 persen dan 69,9 persen. Padahal, frekuensi transaksi CLAY hanya sebanyak lima kali dan NATO cuma tiga kali.

Harga CLAY langsung meroket ke level Rp306 dari harga penawaran umum sebesar Rp180 per saham, sedangkan NATO meningkat ke harga Rp175 dri harga penawaran umum senilai Rp103 per saham.

Pada transaksi perdana tersebut, masing-masing frekuensi transaksi emiten keempat dan kelima di 2019 ini tercatat sebanyak lima kali dan tiga kali.

BACA JUGA:   BEI Terus Pantau Performa LPCK dan KBLV

Dengan ditopang volumen transaksi yang masing-masing sebanyak 20 lot dan 15 lot, sehingga masing-masing nilai transaksi hanya senilai Rp612.000 dan Rp262.500.

Penulis: Tomy

Tags: bei
Previous Post

Akhir Pekan, IHSG Masih Positif

Next Post

Pekan Ketiga 2019, IHSG di Jalur Rebound

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR