Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia per hari ini, Rabu (23/1/2019) telah melakukan kebijakan penghapusan dan penetapan seri Kontrak Opsi Saham (KOS) akibat terkena automatic exercise di mesin perdagangan opsi saham BEI.
Automatic exercise sendiri bisa disebut sebagai pelaksanaan eksekusi hak transaksi secara otomatis. Ada tiga saham yang terkena automatic exercise ini yakni dua saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan satu saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Hal ini seperti tertera dalam surat pengumuman BEI yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Pendukung Perdagangan BEI, Andi Priatnakusumah dan Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, di Jakarta, Rabu (23/1/2019).
Disebutkannya, keputusan BEi tersebut merunjuk pada pengumunan BEI No Peng-03/BEJ-DAG/KOS/10-2004 tanggal 5 Oktober 2004 tentang Penetapan Seri KOS dan memperhatikan ketentuan butir III.8.3 dan III.8.3.I serta Lampiran Keputusan Direksi BEI No Kep-310/BEJ/09-2004 tanggal 9 September 2004 tentang Peraturan Nomor II-D terkait Perdagangan Opsi Saham.
Berdasar regulasi itu, telah terjadi automatic exercise atas tiga seri KOS dengan underlying yaitu BBCA dan INDF tanggal 22 Januari 2019 kemarin yaitu CINDF6850 dengan strike price Rp6.850 dengan weighted moving average (WMA) Rp7.549,10 yang tanggal jatuh tempo pada 29 Maret 2019. Kemudian ABBCA25150 yang strike price Rp25.150 dan WMA-nya Rp27.784,27 yang jatuh tempo 31 Januari 2019 dan BBBCA25050 yang strike price Rp25.050 dengan WMA 27.784,27 jatuh temponya 28 Februari 2019.
“Dengan demikian seri KOS tersebut dihapus dari sistem perdagangan Opsi Saham BEI (JOTS) terhitung mulai 23 Januari 2019,” sebut keterbukaan itu.
Dan untuk penggantinya, maka ditetapkan tiga seri KOS dengan underlying BBCA dan INDF tanggal 22 Januari 2019 yaitu ABBCA28650 dengan strike price Rp28.650 dan WMA-nya Rp31.515 yang jatuh tempo 31 Januari 2019 serta BBBCA28550 dengan strike price Rp28.550 yang WMA-nya Rp31.405 dengan tanggal jatuh tempo 28 Februari 2019. Dan terakhir CINDF8250 yang strike price Rp8250 dan WMA-nya Rp9.075 yang tanggal jatuh tempo 29 Maret 2019.
“Seri KOS baru tersebut mulai diperdagangkan tanggal 23 Januari 2019 ini,” tulisnya.
Penulis: Tomy
