Jakarta, TopBusiness—Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa
konsep hunian TOD (transit oriented development) diharapkan mampu meningkatkan pasokan rumah khususnya di perkotaan dengan harga yang relatif terjangkau dan dekat dengan moda transportasi publik.
“Di samping itu, mengurai kemacetan dan akan mengurangi kekumuhan,” kata dia seperti ditulis situs Kementerian PUPR, hari ini.
Dikatakan, ke depan, pembangunan hunian TOD dimungkinkan tidak hanya di stasiun.
“Tetapi juga di kawasan permukiman yang terintergrasi dengan moda transportasi,” dia menjelaskan.
Selain itu, upaya yang dilakukan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi kemacetan Jabodetabek saat ini diantaranya adalah penyelesaian pembangunan jalan tol Jabodetabek secara bertahap, meskipun menghadapi tantangan pembebasan lahan.
Total panjang ruas jalan tol Jabodetabek dalam konstruksi/pembangunan pada kurun 2015-2019 sepanjang 401 km, dengan rincian dalam tahap konstruksi sepanjang 346 km dan operasi sepanjang 55 km.
Itu termasuk Tol Akses Pelabuhan Tanjung Priok (11,4 km) dan Ciawi-Cigombong (15 km).
(Adhito)
