Jakarta, TopBusiness – Salah satu emiten telekomunikasi, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) memastikan belum ada kepastikan untuk dimerger (digabung) dengan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Pasalnya, selama ini isu yang mencuat justru FREN siap melebur ke dalam EXCL seusai pemerintah menginginkan hanya ada tiga operator telekomunikasi di dalam negeri.
Tak pelak, kabar merger ini langsung mangkatrol harga saham FREN yang melambung tinggi. Hingga pukul 13.30 WIB hari ini, mengutip Bloomberg, saham FREN naik 4 poin atau 1,39 persen dari Rp288 ke Rp292 per saham.
“Kami sangat yakin bahwa (kenaikan harga saham) karena kinerja perusahaan 2018 lalu, kita yang wajib bersyukur karena performa kita yang cukup baik. Bukan teekait isu merger,” jelas Presiden Direktur FREN, Merza Fachys, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Menurut dia, meski dirinya mengakui isu merger memang terus bergulir di kalangan industri telekomunikasi, namun pihaknya membantah bahwa naiknya harga saham perusahaan lantaran isu merger tersebut
“Isu ini terus berjalan, karena kondisi industri telekomunikasi masih penuh tantangan,” jelas dia.
Apalagi, kata dia, pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Komenkominfo) menyatakan, di industri telekomunikasi ini nantinya hanya ada tiga pemain saja.
“Jadi, apakah kami akan merger FREN dengan EXCL atau apakah FREN dengan ISAT (PT Indosat Ooredo Tbk) atau apakah EXCL dengan ISAT. Tentunya pembicaraan ini masih terus dilakukan. Apakah nanti benar ada tiga pemain atau empat pemain,” pungkas dia.
Penulis: Tomy
