TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menyasar Siswa SD, Prudential Luncurkan Program Literasi Keuangan ‘Cha-Ching’

Nurdian Akhmad
20 February 2019 | 15:09
rubrik: Business Info
Menyasar Siswa SD, Prudential Luncurkan Program Literasi Keuangan ‘Cha-Ching’

foto: nurdian

Jakarta, TopBusiness – Guna membantu menanamkan keterampilan pengelolaan uang dasar khususnya pada anak-anak di Indonesia, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali melanjutkan implementasi kurikulum Cha-Ching di sekolah-sekolah Jakarta.

Kegiatan dengan sasaran anak-anak berusia antara 7 hingga 12 tahun ini sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 76 tahun 2016, untuk mengimplementasikan pendidikan keuangan pada masyarakat Indonesia.

Menurut Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo, Prudential memahami bahwa sebuah bisnis yang bertanggung jawab adalah bisnis yang memiliki komitmen berkelanjutan untuk mengembangkan masyarakat serta lingkungan sekitarnya.

“Sesuai dengan fokus ‘We Do Good’ yang dicanangkan Prudential di awal tahun, kami terus berkomitmen mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak di tingkat sekolah dasar, salah satunya melalui program Cha-Ching,” ujar Nini dalam jumpa pers Peluncuran dan Pelatihan Guru Program Pendidikan Cerdas Keuangan ‘Cha-Ching Curriculum’ di kantor Kementerian Pendidikan, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Nini menjelaskan, hingga 2020 mendatang, Cha-Ching ditargetkan dapat menjangkau 92.000 siswa di 1.546 sekolah di Jakarta. Pada 2018, kurikulum Cha-Ching telah diperkenalkan di 221 sekolah di Jakarta dengan capaian 14.062 murid dan 466 guru.

“Kami berharap kelanjutan dari pengenalan program kurikulum Cha-Ching di Indonesia mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesadaran masyarakat –terutama anak-anak– terhadap pentingnya pengelolaan keuangan,” tutur Nini.

Adapun dasar pengajaran dari kurikulum Cha-Ching adalah untuk menanamkan empat konsep utama dalam pengelolaan uang, yaitu memperoleh (earn), menyimpan (save), membelanjakan (spend), dan menyumbangkan (donate) dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Tujuan dari pendidikan keuangan sejak dini adalah untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya nilai uang, sehingga anak-anak diharapkan dapat membuat keputusan finansial yang lebih baik saat dewasa.

BACA JUGA:   Ada LRT, Harga Rumah Bekasi Naik 5,8%

“Kurikulum Cha-Ching ini sejalan dengan studi dari University of Cambridge yang mengungkapkan bahwa anak-anak mulai membentuk kebiasaan finansial sejak usia 7 tahun. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar mengenai keuangan sejak usia tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Executive Director Prudence Foundation, Marc Fancy, mengatakan, “Misi kami adalah menjamin masa depan komunitas kami di wilayah Asia termasuk di Indonesia dengan memajukan bidang pendidikan, kesehatan, dan keselamatan. Bidang pendidikan sendiri mempunyai peran yang sangat fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia.”

foto: nurdian

“Dengan populasi golongan menengah dunia yang diperkirakan akan naik dari 1,8 miliar di 2009 menjadi 4,9 miliar di 2030, di mana 66% di antaranya berasal dari Asia, dan juga mengingat peningkatan inklusi keuangan yang cukup pesat, adalah suatu keharusan bagi semua individu untuk membekali diri dengan pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan untuk menjamin keberhasilan mereka di masa depan,” jelasnya.

Acara diisi dengan penandatangan kerja sama Program Pendidikan Cerdas Keuangan Cha-Ching Curriculum oleh wakil dari Prudential Indonesia, Prudence Foundation, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, JA Asia Pacific, dan Prestasi Junior Indonesia. (nrd)

Tags: literasi keuanganPrudential
Previous Post

FREN Bantah Bakal Dimerger EXCL

Next Post

PTPP dan PGAS Teken MoU Untuk Pemanfaatan Lahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR