Jakarta, TopBusiness – Keberhasilan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bengkulu saat ini memang tidak diperoleh semudah membalik telapak tangan. Sebagai perusahaan plat merah dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat, tentu membutuhkan strategi ampuh guna mengembangkannya, 5 S (Speed, Sistematic, Simplified, Satisfaction dan Safety) adalah jurus keberhasilannya.
“Hingga 2013 perusahaan dalam kondisi berbagai permasalahan, saya ajak mereka untuk berubah bersama-sama menjadi lebih baik dengan strategi atau kiat 5 S,” ungkap Sjobirin Hasan selaku Presiden Direktur PDAM Bengkulu di Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Kiat tersebut di atas menjadi pilar dalam meningkatkan produktifitas perusahaan. Adapun makna dari 5S tersebut adalah, Speed; cepat merespon berbagai persoalan, Sistematic; berarti tidak melanggar prosedur, Simplifaid; memberikan kemudahan, Satisfaction; memberikan kepuasan dan Safety adalah keamanan.
“Alhamdulillah perlahan sudah ada perubahan, pelayanan kita sudah baik tapi nilainya masih rendah waktu itu,” katanya.
Selain kiat tersebut, lanjut Shobirin, perusahaan juga mengadakan pelbagai kegiatan training kopetensi sumber daya untuk meningkatkan kualitas kerja demi memperoleh hasil yang lebih baik. Tentunya dimulai dari niat untuk berubah menjadi lebih baik. “Kita adakan training untuk meningkatkan kopetensi, ayo kita berubah, kalau ingin memperoleh yang lebih baik,” ujarnya.
Tak hanya itu, kegiatan keagamaan pun sering dilakukannya untuk menanamkan nilai-nilai spiritual agar yakin bahwa kerja adalah sebagian bentuk ibadah kepada Allah Swt. “Kajian-kajian keagamaan juga rutin, karena bagaimanapun kerja ini merupakan bagian dari ibadah,” imbuhnya.
Untuk diketahui progress kinerja PDAM Kota Bengkulu berdasarkan Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) tahun 2014 memperoleh nilai 2,185, 2015 dengan nilai 2,590, 2016 bernilai 3,140, 2017 dengan nilai 3,190 dan tahun 2018 dengan nilai 3,320 dengan predikat atau kategori sehat.
Penulis: Abdullah Suntani

