TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

SDM Internal PDAM Tirtawening Angkat Kinerja Keuangan

Agus Haryanto
21 March 2019 | 23:25
rubrik: BUMD
SDM Internal PDAM Tirtawening Angkat Kinerja Keuangan

Jakarta TopBusiness – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung berhasil meningkatkan kinerja sebab efisiensi dalam pengelolaan keuangan dengan mengandalkan sumber daya manusia atau SDM internal sendiri.

Dirut PDAM Tirtawening Soni Salimi dihadapan dewan juri Top BUMD 2019 memaparkan strategi dalam meningkatkan kinerja keuangan, sehingga terus menunjukkan pertumbuhan yang baik.

Menurut dia, peningkatan kinerja keuangan tak lepas dari visi utama perusahaan yakni menjadi PD yang handal dan berdaya saing global pada tahun 2021. “Alhamdulillah dengan visi yang bisa kita pahami dari mulai pimpinan puncak hingga karyawan terbawah ini kita bisa meningkatkan laba,” kata Soni, dihadapan juri Top BUMD 2019 di gd. Merchantile Athlietic Club 1 Jakarta, Kamis ini.

Indikator kinerja keuangan perusahaan dari bottom line terus menunjukkan tren peningkatan. Di mulai 2015, perusahaan berhasil mencetak laba Rp 5 miliar, naik jadi Rp 35 miliar di 2016, di 2017 jadi Rp 38 miliar, dan 2018 Rp 40 miliar. “Walaupun ini masih unaudited. Sebab, KAP belum selesai, mungkin di akhir Maret tapi kami masih bisa memperoleh laba Rp 40 miliar,” papar Soni.

Usaha-usaha yang dilakukan perusahaan adalah dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. “Sesuatu yang dilakukan kami terutama memaksimalkan sumber daya manusia dan sumber daya alam,” katanya.

Sebelumnya, perusahaan dalam melaksanakan perbaikan dan perawatan pipa dan sarana pendukung selalu melibatkan pihak ketiga. Tapi selanjutnya, manajemen mengambil inisiatif untuk memanfaatkan SDM yang ada.

Contoh tingkat kehilangan air yang tinggi, sebab bocor dimana-mana, lantaran pipa-pipa umurnya lebih dari 25 tahun. Dan dulu itu dikerjakan oleh pihak ketiga. Sementara tenaga perusahaan berlebih. “Saya mengambil kebijakan oke Anda bukan jadi mandor dan tak sendiri. Kami akan bayar, Anda mendapat gaji dari kelebihan jam kerja atau di saat libur kita hitung sebagai insentif. Nah ini tentunya cukup mendapat respon dari teman-teman karyawan karena dapat meningkatkan pendapatan hingga Rp 3-4 juta per bulan, jadi mereka happy. Dan kita bisa menghemat, yang dulu tagihan kebocoran dari pihak ketiga ini bisa mencapai Rp 12 miliar., tapi kami membayar insentif kepada karyawan tak lebih dari Rp 3 miliar jadi rebound laba di 2016,” paparnya.

BACA JUGA:   Perumdam Tirta Tarum Kabupaten Karawang Capai Target 100.000 Sambungan Langganan

Penulis : Agus H

Previous Post

900 Unit PJU Tenaga Surya Terangi Bogor

Next Post

PD BPR Bank Bapas 69 tak akan Tinggalkan Nasabah Mikro

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR