Jakarta,TopBusiness—Direktur PDAM Parepare (Sulawesi Selatan), Lukman Hakim, mengatakan di Jakarta (22/3/2019) bahwa pihaknya untuk tahun 2018 berhasil menagih tunggakan rekening air dalam jumlah signifikan.
“Nilai tunggakan yang akhirnya dilunasi itu di Rp 3,4 miliar,” ucap Lukman saat tanya-jawab dengan Dewan Juri Top BUMD 2019.
Lukman menjelaskan, PDAM Parepare pun terus berupaya mengejar pembayaran tagihan tertunggak lainnya.
Untuk upaya tersebut, PDAM Parepare membentuk tim tersendiri. Itu adalah tim penyegelan/penagihan. Insentif diberikan kepada tim ini. “Ada reward tersendiri bagi tim yang berhasil mencapai target penagihan tunggakan,” dia menjelaskan.
“Kami tentu tidak bisa mengandalkan pemasukan dari denda keterlambatan pembayaran. Besarnya hanya Rp 5.000. Karena denda yang kecil, sebagian pelanggan tidak merasa kuatir harus membayar denda tersebut,” ucap Lukman.
Saat ini, masih menurut Lukman, 95% pelanggan layanan PDAM Parepare berasal dari kalangan rumah tangga. Adapun total pelanggan di angka 20.000-an.
Pendapatan PDAM Parepare untuk tahun 2018 di Rp 23,88 miliar. Angka ini lebih baik daripada di tahun 2017 yang di Rp 23,21 miliar.
(Adhito)
