Jakarta, TopBusiness – Kinerja serta capaian perusahaan daerah kebangaan Kabupaten Tegal ini sudah tidak diragukan lagi. Dengan layanan prima kepada seluruh pelangan serta pula dibarengi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) PDAM sangat solid ini BUMD Tegal dengan konsentrasi pada pelayanan air pemipaan ini telah memberikan citra terbaik bagi Kabupaten Tegal. Dimana PDAM ini pun merupakan rangking index pada urutan ke 6 dengan nilai index 3.81 dari 35 PDAM se Jawa Tengah.
Lantas prestasi gemilang PDAM ini merupakan perusahaan BUMD penyumbang penyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke kas Pemerintahan Kabupaten Tegal. Bahkan setoran PAD nya selalu meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2016 menyetorkan PAD sebesar Rp 1.723 miliar, tahun 2017 meningkat sebesar Rp 1.859 miliar, tahun 2018 terus meningkat sebesar Rp 2.158 miliar.
Sermentara prestasi penjualan air PDAM ini pada tahun 2015 sebesar Rp 38.862 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 40.704 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 43.774 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp 51.345 miliar.
Capaian laba bersihnya pada tahun 2016 sebesar Rp 5.745 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 6.197 miliar, tahun 2018 sebesar Rp 7.193 miliar.
Dalam sebuah penjurian bisnis rating BUMD di Jakarta diselengarakan majalah bergensi Top Business, Kepala Bagian Keuangan, Edi Sofian menyatakan kepada dewan juri, kinerja dan capaian kami cukup baik, perusahaan terus tumbuh ciptakan laba sangatlah mengembirakan sekali. Pertumbuhan ini tentunya berkat layanan prima dan terbaik kami kepada konsumen, terang Edi.
“SDM teknisi kami sangatlah solid sekali dalam memberikan responsive serta memberikan kepuasan kepada pelangan. Bahkan teknisi kami dilapangan tidak kenal waktu apabila ada keluhan pelangan terhadap kebocoran air. Pantang bagi teknisi pulang sebelum menemukan titik kebocoran, tegas Edi.
Lanjut Kabag Keuangan Edi, dalam rangka layanan prima tersebut dan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi saat ini pun para pelangan kami sudah sangatlah enjoy dengan pelayanan serba teknologi tersebut. Dari A sampai Z telah terlayani dengan teknologi IT yang mumpuni saat ini. Jadi pelangan tidak perlu membuang waktu untuk urusan air minum ini semuanya sudah IT Base, ujar Edi.
Penulis: Albarsyah
