TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Obligasi SMF Rp 2,5 T untuk Genjot KPR dan Refinancing

Busthomi
25 March 2019 | 13:52
rubrik: Capital Market
Obligasi SMF Rp 2,5 T untuk Genjot KPR dan Refinancing

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) telah secara resmi mencatatakan surat utang kedelapan yang ditebitkan perseroan di Bursa Efek Indonesia, hari ini. Surat utang yang disebut dengan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap VIII 2019 ini senilai Rp2,51 triliun dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

SMF sendiri mengincar total dana dari PUB IV ini mencapai Rp12 triliun atau tepatnya Rp11,91 triliun. Dan sebanyak Rp2,51 triliun itu akan digunakan perseroan untuk memberikan pinjaman kepada penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR), keperluan bayar utang (refinancing), serta dalam rangka melaksanakan peran SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV).

“Penerbitan obligasi SMF ini bertujuan untuk mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman (refinancing atas KPR). Ini merupakan bentuk dukungan kami memperluas akses ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” tegas Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Obligasi tahap VII ini dibagi dalam dua seri. Untuk Seri A jumlah pokoknya sebesar Rp522 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75 persen, jangka waktunya 370 hari sejak tanggal emisi. Sedang Seri B-nya sebesar Rp1,989 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,45 persen berjangka waktu tiga tahun.

“Minat investor yang masuk pada saat bookbuilding untuk obligasi PUB IV tahap VIII ini melebihi target yaitu mencapai Rp3 triliun. Namun kami sesuaikan dengan kebutuhan dana kami saat ini yaitu sebesar Rp2,5 triliun,” jelas dia.

Menurut Ananta, obligasi tersebut telah memenuhi kriteria instrumen bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 36/POJK.05/2016, tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.05/2016, Tentang Investasi Surat Berharga Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.

BACA JUGA:   Penerbitan Obligasi Semester II Diprediksi Capai Rp 80 T

Sebelumnya, SMF telah menerbitkan PUB IV Tahap VII dengan total dana sebesar Rp1,85 triliun. Dan perseroan juga akan terus menerbitkan surat utang berikutnya dengan nominal yang lebih besar lagi. Yakni obligasi PUB V dan sukuk PUB I dengan total target dana yang akan dihimpun mencapai Rp21 triliun. Ditargetkan, izin efektif dari OJK akan dikantongi perseroan pada akhir kuartal II-2019 ini.

Penulis: Tomy

Tags: obligasismf
Previous Post

Indef: Karena Infrastruktur Profitabilitas BUMN Tbk Kian Tergerus

Next Post

Akibat Banjir Bandang, PDAM Jayapura Tunda Peluncuran Robong Holo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR