Jakarta, TopBusiness – Kinerja perusahaan pemilik jaringan toko ritel Mitra10 dan Atria, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) di tahun ini ditargetkan masih positif. Perseroan yakin total penjualan sepanjang 2019 menjadi Rp12,3 triliun atau bertumbuh sebesar 13 persen secara year-on-year.
Hal ini seperti disebutkan oleh Direktur Keuangan CSAP, Tjia Tjhin Hwa usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis (27/6/2019).
Menurut dia, target penjualan di 2019 tersebut akan disokong oleh target pertumbuhan segmen distribusi sebesar 10 persen dan segmen ritel mencapai 20 persen.
“Dengan begitu maka target penjualan kami untuk tahun ini bisa mencapai Rp12,3 triliun,” tandas dia.
Pada 2018, menurut Tjhin Hwa, total penjualan CSAP mencapai Rp10,9 triliun dengan nilai laba bersih sebesar Rp96 miliar. Sehingga dengan raihan laba bersih itu, RUPST memutuskan untuk membagikan dividen sebanyak Rp17,8 miliar atau Rp4 per saham dan akan dibagikan pada 31 Juli 2019.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada tahun ini perseroan juga menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp550 miliar. “Angka itu akan dibagi sebesar Rp500 miliar untuk segmen ritel modern dan senilai Rp50 miliar untuk segmen distribusi,” ucap Tjhin Hwa.
Dia merincikan, dari dana capex itu, sebesar 70 persen bakal bersumber dari pinjaman perbankan dan sisanya dari kas internal. “Sampai Kuartal I-2019, capex yang terserap baru sebesar Rp70 miliar, Mitra10 sudah menyerap Rp60 miliar dan Rp10 miliar di segmen distribusi. Kami butuh capex besar di Mitra10, karena kami membuka toko baru,” ungkapnya.
Ditambahkannya, saat ini CSAP memiliki 30 toko Mitra10 dan sebanyak sepuluh showroom Atria. CSAP menargetkan bisa menambah jumlah toko Mitra10 menjadi 50 unit hingga akhir tahun 2021. “CSAP mengoperasikan 42 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota dan menguasai lima pulau besar, termasuk Bali,” kata Tjhin Hwa.
Pada Kuartal I-2019, penjualan CSAP mencapai Rp2,9 triliun atau bertumbuh 7,5 persen (year-on-year), sedangkan laba bersih tercatat sebesar Rp21 miliar atau meningkat dibandingkan dengan perolehan di tiga bulan pertama 2018 yang senilai Rp20 miliar.
Penulis: Tomy
