TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Emiten Rumah Sakit Ini Siapkan Capex Rp90 Miliar

Busthomi
28 June 2019 | 18:35
rubrik: Capital Market
Emiten Rumah Sakit Ini Siapkan Capex Rp90 Miliar

Jakarta, TopBusiness – PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) pengelola Rumah Sakit OMNI atau OMNI Hospital mengharukan belanja modal tahun ini mencapai Rp90 miliar. Angka tersebut untuk menggenjot kinerja rumah sakit dengan penambahan bed atau tempat perawatan di RS yang dikelolanya.

Direktur SAME, Hassan Themas menjelaskan, penambahan bed untuk empat rumah sakit yang dikelolanya itu sebanyak 50-70 bed setiap rumah sakit. Langkah ini dilakukan agar pendapatan perseroan terus bertumbuh.
“Fokus kami di tahun ini lebih ke internal saja dengan ekspansi menambah bed yang ada. Rencananya akan menambah masing-masingĀ 50-70 bed. PenambahanĀ itu anggarannya dari capex tersebut,” tutur Hassan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan RUPSLB di Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Seperti diketahui, SAME telah mengelola empat rumah sakit yaitu OMNI Hospitals Pulomas, OMNI Hospitals Alam Sutera, OMNI Hospitals Cikarang, dan OMNI Hospitals Pekayon, Bekasi.
Selain tambah bed, kata dia, perseroan juga bakal menggunakan dana capex itu pembeliaan alat-alat medis, dan juga seiring dengan bergabungnya dokter-dokter baru di RS perseroan tersebut.
“Dananya (capex) akan bersumber dari kas internal dan pinjaman perbankan. Tapi kita akan lihat cashflow perusahaan terlebih dahulu saat membutuhkan dana itu. Ya kemungkinan dari kas internal sekitar 40% dan sisanya pinjaman perbankan,” tandas dia.
Dengan capex tersebut, Direktur OMNI Hospitals, Surina menambahkan, perseroan optimis bisa mendongkrak laju pendapatan sebesar 22% hingga 26% dibanding realisasi pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp952 miliar.
“Kami targetkan pendapatan tumbuh sekitar 22%-26%, sedangkan laba bersih masih in line. Paling besar kontribusinya dari OMNI Pulomas dan OMNI Alam Sutera,” ujarnya.
Selain itu, tambah dia, untuk kontribusi OMNI Hospitals di Pekayon juga diprediksi akan tumbuh lebih besar tahun ini dibanding tahun sebelumnya.
“OMNI Pekayon tahun ini kami harapkan pertumbuhannya bisa mencapai 10%- 15% dari tahun sebelumnya hanya 5%, karena masih baru ya (beroperasi mulai 2018),” jelas dia.
Di tahun lalu, membukukan pendapatan sebesar Rp952 miliar atau naik 22,8% dari Rp776 miliar di tahun 2017.
Perseroan juga telah menunjukkan kinerja yang konsisten selama beberapa tahun terakhir, seperti ditunjukkan oleh pertumbuhan pasar rawat inap yang berlanjut, tumbuh dengan CAGR 9,8% mulai dari 2013 hingga 2018.
Namun demikian, laba bersih OMNI Hospitals sepanjang tahun lalu mengalami penurunan 18,2% dari tahun sebelumnya atau dari Rp72 miliar menjadi Rp59 miliar. “Penurunan laba bersih ini sebagai dampak dari biaya operasional OMNI Hospitals Pekayon yang mulai beroperasi pada kuartal IV-2018 lalu,” papar Surina.
Penulis: Tomy
BACA JUGA:   MedcoEnergi Miliki Posisi Kuat
Tags: RS Omni
Previous Post

BEI: Putusan MK Jadi Sentimen Positif

Next Post

IHSG Positif di Pekan Terakhir Juni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR