TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Listing Perdana, Harga ENVY Melesat Hingga 50 Persen

Busthomi
8 July 2019 | 12:59
rubrik: Capital Market
Listing Perdana, Harga ENVY Melesat Hingga 50 Persen

Jakarta, TopBusiness – PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) akhirnya resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini. Saat memulai transaksi perdagangan perdana, harga saham ENVY langsung menyentuh titik auto-rejection atas (ARA) atau menguat signifikan hingga 50 persen.

Level perdagangan awal tersebut menyentuh ke posisi Rp555 per saham dari harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) senilai Rp370 per saham.

Kenaikan harga saham ENVY di awal perdagangan tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak dua kali dengan volume transaksi sebanyak 66 lot, sehingga nilai transaksi emiten ke-23 di 2019 ini mencapai senilai Rp752,88 juta

Pada pelaksaan IPO ini, perusahaan penyedia jasa teknologi informasi ini melepas 600 juta lembar saham atau setara dengan 33,33 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Sehingga, dengan harga penawaran Rp370 per saham, maka ENVY mampu meraup dana dari pasar modal sebesar Rp222 miliar.

Menurut Direktur Utama ENVY, Mohd Sopiyan bin Mohd Rashidi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar 31,4 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk kegiatan usaha sistem integrasi informatika, sebesar 24,56 persen untuk kegiatan usaha sistem integrasi telekomunikasi, sedangkan sebesar 2,11 persen untuk penelitian dan pengembangan produk.

Sementara itu, senilai Rp48 miliar atau sebesar 22,84 persen akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang perseroan. “Dan sisanya sebanyak 19,09 persen akan dimanfaatkan sebagai modal kerja,” ujar dia di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Sopiyan mengatakan, pada tahun ini perseroan akan melakukan penguatan posisi sebagai penyelenggara layanan jasa keamanan informasi digital, pengembangan eksponensial layanan big data dan layanan digital sektor keuangan serta penguatan dengan mitra perusahaan.

“Hingga akhir tahun ini, manajemen optimistis bisa meraih pendapatan sebesar Rp102,76 miliar dan pada tahun depan targetnya dipatok sebesar Rp105,4 miliar. Laba bersih juga diproyeksikan mencapai Rp7,27 miliar di 2019, sedangkan pada tahun depan sebesar Rp23,79 miliar,” papar Sopiyan.

BACA JUGA:   Kinerja Kokoh, ROTI Pastikan Rencana Buyback

Lebih lanjut dia memperkirakan, di 2019 ini aset perseroan mencapai Rp391,46 miliar dan pada tahun 2020 diharapkan bisa mencapai Rp545,88 muliar. Pada Kuartal I-2019, ENVY sudah meraih 45 persen dari target pendapatan 2019 dan sebeaar 40 persen dari target lana bersih tahun ini.

Untuk pelaksanaan IPO ini ENVY menunjuk PT Erdhika Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Selain melepas saham ke publik sebanyak 600 juta unit, ENVY juga melaksanakan employee stock allocation (ESA) sebanyak 18 juta saham biasa.

Penulis: Tomy

Tags: ENVYipolisting
Previous Post

Waktu Operasional Pelabuhan Tanjung Priok Bertambah

Next Post

DMAS Optimistis Salip Target Marketing Sales 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR