Jakarta, TopBusiness – Harga patokan minyak mentah dunia bergerak turun, setelah ada sinyal perlambatan ekonomi global.
Prospek permintaan akan berkurang, pasca-perselihan perdagangan internasional. Ada kekhawatiran yang sedang berlangsung soal permintaan minyak karena perang perdagangan AS-China, menuju tahun kedua, dan dapat mengurangi prospek pertumbuhan ekonomi global.
Sehubungan hal tersebut, minyak mentah berjangka brent turun USD 21 sen atau 0,3 persen menjadi USD 63,90 per barel.
Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun USD 20 sen (0,4 persen) menjadi USD 57,46 per barel.
Penulis : Agus H
