Jakarta, TopBusiness—Perusahaan fintech (financial technology) peer to peer (P2P) lending, Akseleran, telah menyalurkan kredit senilai Rp 550 miliar sedari awal tahun 2019 sampai saat ini.
“Target kami untuk semester pertama 2019, terlampaui,” kata Chief Financial Officer dan Co Founder Akseleran, Mikhail Tambunan, di Jakarta (8/7/2019).
Mikhail menambahkan, target untuk sepanjang tahun 2019 ini yakni senilai Rp 1,2 triliun.
Dia pun mengatakan, dengan pencapaian tersebut, pihaknya sudah tentu ingin adanya kenaikan target pada tahun 2020. Di tahun tersebut, Akseleran menargetkan penyaluran pembiayaan senilai Rp 2 triliun.
Mikhail pun mengatakan, potensi bisnis P2P lending di Indonesia masih sangat bagus. Di Indonesia, bisnis seperti itu bisa dikatakan masih di tahap awal.
“Kita bisa mengatakan bahwa, di tahun 2019 ini, P2P lending di Indonesia masih di tahap awal. Dalam hal ini, masyarakat mulai melek tentang pembiayaan P2P,” kata Mikhail.
Berdasarkan data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pun, kebutuhan pembiayaan yang belum terlayani besar, yakni senilai Rp 1.000 triliun. Dan ini menjadi satu pasar yang bagus untuk perusahaan fintech P2P.
“Maka, sekalipun ada banyak pemain P2P lending di Indonesia, saya pikir pasarnya masih lebar,” dia berkata.
(Adhito)
