TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bursa Global Respons Positif Pidato Powell

Achmad Adhito
11 July 2019 | 08:58
rubrik: Capital Market
Giliran BRI Agro Terbitkan Obligasi

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Bursa saham global merespons positif pidato Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di depan Kongres AS kemarin, yang mengonfirmasi dovish view The Fed.

Pernyataan Powell berkaitan dengan pengaruh ketegangan atas perang dagang AS-China dan kekhawatiran perlambatan ekonomi globalĀ  semakin menekan prospek ekonomi AS ke depannya, menjadi highlight yang diutarakan. Serta mengindikasikan akan adanya pemotongan Fed rate dalam waktu dekat.

Dalam riset harian yang dipublikasikan pagi ini, Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia menjelaskan bahwa setelah pidato itu, Nasdaq naik +0,75% menjadi 8.202.

Diikuti S&P500 menguat +0,45% menjadi 2.993. Serta DJIA yang naik +0,29% menjadi 26.860.

IHSG pada Rabu kemarin menguat +0,35% menjadi 6.410. Indeks EIDO juga bergerak naik (+1,03%) dengan bursa Asia pagi ini bergerak menguat, di mana KOSPI naik +,1,01% dan Nikkei +0,09%.

Tim riset itu juga memaparkan bahwa berdasarkan Fed Dot Plot terakhir, delapan anggota The Fed mengekspektasi pemotongan tahun ini hingga ke level 2,4% dan tujuh anggota memprediksi ke level 1,9%.

Pun, Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia memerkirakan pergerakan IHSG pada hari ini akan bergerak menguat didorong oleh sentimen dari global atas ekspektasi pemotongan Fed rate.

Sementara itu dari sisi domestik, pasar masih ditopang oleh saham perbankan serta properti yang cukup sensitif terhadap kebijakan tingkat suku bunga.

(Adhito)

BACA JUGA:   Indeks Saham Diprediksi Menguat Tunggu Kabinet Baru
Tags: bursa globalfed fund ratejerome powellsamuel sekuritas indonesiathe fed
Previous Post

SMF-Kemenpar Kembangkan Homestay di 10 Destinasi

Next Post

Hingga Mei, WSKT Bukukan Kontrak Baru Rp 7,2 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR