Jakarta, TopBusiness – Stok minyak Amerika mengalami penurunan lebih besar dari perkiraan para analis. Dampaknya, harga minyak mentah dunia kembali terkerek.
Laporan kelompok industri American Petroleum Institute menyebutkan, stok minyak mentah turun 6 juta barel menjadi 443 juta, padahal analis memperkirakan tak sebesar itu. Stok bensin turun 3,1 juta barel, padahal ekspektasi turun 1,4 juta barel.
Akibatnya, minyak mentah jenis west texas intermediate atau WTI mengalami peningkatan USD 28 sen (0,5 persen) ke level USD 65,05 per barel. Sedangkan, brent juga terangkat USD 33 sen (0,5 persen) ke posisi USD 65,05 per barel.
Selanjutnya investor masih mencermati, rencana petinggi Bank Sentral Amerika memotong suku bunga di akhir bulan ini.
Penulis : Agus H
