
Jakarta, businessnews.id — Ketatnya persaingan industri kimia global tidak menyurutkan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Selain melimpahnya bahan baku, jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadi salah satu alasan investor asing masih melirik Indonesia.
Menurut Head Corporate Communication PT Lautan Luas Tbk, Ridwan Adipoetra kepada BusinessNews Indonesia, pihaknya telah lebih dari 60 tahun berada di Indonesia. Bahkan hingga saat ini telah ada 19 pabrik manufacturing yang kesemuanya berada di Indonesia.
“Sebagai salah satu perusahaan bahan kimia dasar dan khusus terbesar di Indonesia, kami optimis terhadap prospek perkembangan industri kimia di Indonesia. Bahkan kami mendengar, sudah ada beberapa investasi asing (PMA) di bidang industri kimia yang segera di bangun di Indonesia,” katanya.
Dikatakan, memasuki persaingan di era perdagangan global, industri kimia tanah air dituntut untuk lebih kreatif dalam melakukan inovasi. Hal ini pula yang dilakukan PT Lautan Luas Tbk dengan melakukan joint venture dengan perusahaan makanan raksasa jepang, PT Ajinomoto co. Inc dengan nama PT Lautan Ajinomoto Fine Ingredients (LAFI).
“Fasilitas manufaktur terbaru dari PT Lautan Luas Tbk adalah PT Lautan Ajinomoto Fine Ingredients yang berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) yang berlokasi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,” jelasnya.
LAFI didirikan pada th 2012, merupakan perusahaan patungan antara PT Ajinomoto co. Inc (Ajinomoto co) Jepang dan PT Lautan Luas Tbk yang memproduksi bahan baku kosmetik untuk perawatan pribadi. Total investasi yang direncanakan adalah sebesar USD 6 Juta dan pada tahap awal investasi yang telah dilakukan adalah USD 3 juta.
“LAFI akan memperluas kapasitas produksi untuk mengakomodasikan peningkatan kebutuhan akan bahan baku kosmetik di masa mendatang untuk perawatan pribadi, khususnya di Asia,” ujar Ridwan.
Sebelum membuat usaha patungan, PT Lautan Luas Tbk telah menjadi perwakilan Ajinomoto Co dalam bisnis kosmetik sejak tahun 1997. Membangun sebuah hubungan kerja sama yang saling percaya selama 15 tahun. (Teguh Budi Rahayu)