Jakarta, TopBusiness – Pelaku pasar merasakan kekhawatiran akan potensi resesi dan lonjakan tak terduga atas persediaan minyak mentah Amerika. Harga minyak mentah dunia akhirnya tergerus.
Tercatat, di New York Mercantile Exchange jenis minyak west texas intermediate atau WTI untuk pengiriman September depan melemah USD 0,76 menjadi USD 54,47 per barel. Sementara, ICE Futures Exchange untuk pengiriman Oktober atas jenis minyak brent turun USD 1,25 ke level USD 58,23 per barel.
Ancaman China guna melakukan tindakan balasan atas tarif terbaru Amerika terhadap produk USD 300 miliar melemahkan pelaku pasar komoditas.
Selain, stok minyak mentah Amerika naik 1,6 juta barel bila dibanding dengan ekspektasi atas penurunan hingga 2,8 juta barel.
Penulis : Agus H
