Jakarta, TopBusiness – Kebijakan Arab Saudi yang tetap ingin menjaga keseimbangan pasar minyak berhasil mengangkat harga emas hitam tersebut.
Di bursa komoditas London, minyak mentah berjangka jenis brent untuk pengiriman November naik USD 1,05 atau 1,7 persen ke level USD 62,59 per barel. Di bursa berjangka Amerika, West texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober terangkat USD 1,33 (2,4 persen) ke posisi USD 57,85.
Pangeran Abdulaziz bin Salman yang menggantikan Khalid al-Falih menyatakan, pilar kebijakan negaranya tidak akan berubah dan kesepakatan global untuk memangkas produksi minyak sebanyak 1,2 juta barel per hari akan bertahan.
Bahkan dirinya berkomitmen, OPEC plus termasuk di dalamnya Rusia akan tetap bertahan komitmennya untuk jangka waktu panjang.
Penulis : Agus H
