
Jakarta, businessnews.id — Menteri Keuangan M. Chatib Basri menyatakan di Jakarta hari ini, pihaknya segera menandatangani kerja sama dengan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan sosial) terkait dengan penempatan dananya di SUN (Surat Utang Negara).
Langkah itu sebagai bentuk peragaman jenis pembiayaan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) sebagai strategi menghadapi rencana The Federal Reserve/Bank Sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga.
Langkah serupa sebelumnya telah dilakukan Kementerian Keuangan dengan Kementerian Agama terkait private placement dana haji.
Dengan kerja sama seperti di atas, lembaga domestik bisa mendominasi portopolio SUN. Maka, ketergantungan pembiayaan terhadap luar negeri menjadi kecil.
Seminggu yang lalu, dia menambahkan, porsi pemegang SUN dari asing paling tinggi sepanjang sejarah yakni sebesar 37 persen. “Bahwa itu sangat tinggi, terlihat saat kita jual SUN yang bisa langsung Rp 15 triliun,” dia berkata. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito