- (Foto: Istimewa)
Jakarta, businessnews.id — Menteri Keuangan M. Chatib Basri menyatakan, dampak pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan terlalu besar menyumbang tingkat inflasi. Ia pun, di Jakarta hari ini, menyatakan yakin bahwa inflasi tahun ini lebih terkendali.
“Tidak akan terlalu banyak, karena selisih antara volume BBM bersubsidi dengan nonsubsidi, tidak terlalu besar. Sampai akhir tahun tidak akan mencapai 48 juta kiloliter,“ dia mengatakan.
Menurut dia, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014, volume BBM subsidi dipatok pada angka 48 juta kiloliter. Maka jika pengguna BBM tidak mendapat jatah tersebut, terpaksa mendapat BBM non-subsidi.
“Karena jumlah yang beralih ke BBM nonsubsidi tidak terlalu besar, juga tidak akan menyebabkan angka inflasi yang besar.”
Ia menambahkan, inflasi tahun 2014 akan jauh di bawah ambang batas perkiraan awal. Sebab sampai Juli 2014, angka inflasi masih 4,9 persen.
“Di akhir tahun, akan tetap berada di bawah 5 persen,” kata Menteri Chatib Basri. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito
