Jakarta, TopBusiness – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mengestimasikan tak akan ada kenaikkan tarif listrik hingga tahun depan, seiring terjadinya penurunan harga energi primer, seperti, batubara dan gas bumi.
“Kalau kami lihat harga gas turun banyak dalam enam bulan terakhir, harga batubara juga turun. Penurunan paling terlihat di harga batubara. Untuk kalori 6.322 GAR harganya sekitar USD 65 per ton, jadi mestinya harga listrik tidak perlu ada penyesuaian naik,” kata Menteri ESDM Ignatius Jonan, sebagaimana dikutip dari laman esdm.go.id.
Ia menyebutkan, pertimbangan tidak ada kenaikan harga tarif listrik, salah satunya, atas dasar nilai kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika yang cukup stabil di posisi Rp 14.000-an per USD.
“Nanti kami lihat lagi, tapi kalau menurut saya kalau kurs di Rp 14.000-an mestinya minimal tidak naik,” tegasnya usai Dies Natalis ke-62 Universitas Padjadjaran di Graha Sanusi Hardjadinata, Bandung-Jawa Barat, Rabu (11/09).
Penulis : Agus H
