Jakarta, TopBusiness – Di tengah industri kesehatan yang masih positif, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi alat kesehatan, PT Itama Ranoraya Tbk mengaku optimistis perseroan bisa bertumbuh positif baik di tahun ini maupun tahun depan.
Hal itu seperti disampaikan Direktur Perseroan, Pranoto Satrio Raharjo, dalam acara paparan publik dalam rangka penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), di Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Menurut Pranoto, setelah perusahaan menjadi perusahaan terbuka (Tbk) diharapkan Itama Ranoraya akan lebih lincah dalam melakukan ekspansi bisnis. Seiring dengan ekspansi perusahaan tersebut, sudah pasti kinerja perusahaan ke depannya juga bakal lebih positif lagi.
Untuk tahun 2019 ini, kata dia, pendapatan perusahaan ditargetkan menjadi Rp300 miliar atau meningkat sekitar 15%-20% dari tahun sebelumnya sebesar Rp265 miliar. Sementara untuk laba bersih di tahun ini ditargetkan akan di angka Rp32-35 miliar.
“Untuk target pendapatan di tahun depan bisa semakin positif menjadi Rp400 miliar. Sementara target laba bersih di tahun ini 2020 nanti bisa melambung hingga Rp40 miliar,” ujarnya.
Optimisme perseroan ini, lanjut dia, karena perusahaan sudah melakukan IPO, sehingga kinerjanya akan kian meningkat. “Makanya ekspansi ke depannya akan dilakukan perusahaan salah satunya dengan menambah produk baru,” tandas Pranoto.
Oleh karena itu, perusahaan menggalang dana melalui pasar modal melalui IPO ini guna mendukung ekspansi perusahaan tersebut.
Pasalnya, dengan rencana penerbitan 400 juta lembar saham baru seharga Rp315-375 miliar itu, perusahaan mengincar dana sekitar Rp126 miliar hingga Rp150 miliar.
“Nantinya, sekitar 60% dari dana hasil IPO itu untuk mengembangkan pusat jaringan pemasaran secara bertahap di beberapa kota di Tanah Air. Sementara siisanya sebanyak 40% untuk memperkuat modal kerja,” tutup dia.
Tomy
