TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jaga Likuiditas, SRIL Kurangi Dividen

Busthomi
8 July 2020 | 11:35
rubrik: Capital Market
Jaga Likuiditas, SRIL Kurangi Dividen

Jakarta, TopBusiness – PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL), emiten yang memproduksi tekstil dan garmen menggelar Rapat Umum Pemagang Saham Tahunan (RUPST). Dengan salah satu agendanya adalah pembagian dividen.

Dari hasil RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui untuk membangi dividen sebesar Rp20,45 miliar atau setara Rp1 per lembar saham dari laba bersih tahun buku 2019 lalu. Angka dividen tersebut memang lebih kecil dari tahun lalu yang senilai Rp61,36 miliar atau setara Rp3 per saham.

“Dividen yang dibagikan tersebut dan tidak sebesar tahun sebelumnya karena Perseroan memandang perlu untuk menjaga likuiditas dalam masa pandemi ini,” demikian disebutkan Sekretaris Perusahaan SRIL, Welly Salam dalam keterangan resminya, ditulis Rabu (8/7/2020).

Di tahun lalu sendiri, kinerja perseroan masih postif. Tercatat emiten yang juga akrab disebut Sritex itu membukukan pertumbuhan laba bersih naik 3,67 persen secara tahunan menjadi US$87,65 juta atau Rp1,26 triliun (dengan asumsi kurs US$1=Rp14.375) pada 2019.

Sehingga, rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) untuk laba bersih tahun lalu sebesar 1,62 persen, lebih kecil dari rasio tahun sebelumnya sebesar 5 persen dari total laba bersih tahun 2018.

“Alasan yang kami ambil di dalam memutuskan pembagian dividen tunai yang lebih kecil pada tahun ini karena tentunya semua pihak mengetahui bahwa sangat penting untuk menjaga dan memperkuat ekuitas perseroan di tengah situasi yang kita alami saat ini. Kami percaya dengan menjaga tingkat ekuitas yang cukup kuat, maka perseroan akan memberikan hasil yang maksimal di tahun 2020 ini,” tegasnya.

Di tengah pandemi ini, kata dia, perseroan akan terus menggenjot kinerja dengan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) di kisaran US$ 40-50 juta. Dan sepanjang kuartal I-2020 itu, SRIL sudah menyerap capex sebesar US$ 15,8 juta.

BACA JUGA:   Ke Depan Andalkan PITA, LFLO Incar Laba Bersih 2023 Terkerek hingga Double Digit

“Dari angka tersebut sebagian besar digunakan untuk pemeliharaan mesin. Dan capex yang kita anggarkan itu berasal dari dana kas perusahaan,” terangnya.

Sementara kinerja perseroan hingga kuartal I-2020 ini, terdampak dari adanay pandemic covid-19 dengan adanya penundaan order dari sebagian pembeli, namun begitu tidak signifikan. Tercatat, total penjualan di periode itu mencapai US$ 316,6 juta, ditopang oleh pertumbuhan penjualan di sektor garment sebanyak 3,51%. Dengan laba bersih perusahaan juga membaik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya menjadi US$ 28,2 juta atau meningkat tipis 0,62%.

Divisi garment menjadi sektor usaha yang bertumbuh terbesar berkontribusi sebanyak US$ 77,7 juta atau meningkat 3,51% secara tahunan. Hal ini didorong dengan adanya permintaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa coverall dan masker non-medis yang diproduksi oleh perusahaan sejak minggu ke-3 Maret 2020.

Foto: Istimewa

Tags: dividenRUPSTsri rejeki ismansril
Previous Post

IKM Didorong Bertransformasi Digital

Next Post

Penyewa Besar Diuntungkan Saat Cari Kantor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR