Jakarta, TopBusiness—Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), K. Suhariyanto, menjelaskan bahwa periode Januari-Agustus 2019, tiga propinsi masih menjadi sumber utama ekspor Indonesia. Propinsi tersebut adalah sebagai berikut: Jawa Barat, Jawa Timur, serta Kalimantan Timur.
“Jadi, tiga besar propinsi penyumbang ekspor terbesar, tidak berubah,” kata dia. Di Jakarta (16/9/2019). Dalam paparan terbaru data neraca perdagangan Indonesia. Di kantor BPS RI. Jakarta.
Dia menjelaskan, untuk Januari-Agustus 2019, Jawa Barat mencatatkan nilai ekspor USD 20,13 milliar. Angka tersebut sebesar 18,29% dari total nilai ekspor nasional di periode tersebut.
Selanjutnya, Jawa Timur mencatatkan nilai ekspor USD 12,59% atau sebesar 11,44% dari total ekspor nasional.
Sementara, nilai ekspor dari Kalimantan Timur di USD 11,09 miliar. Atau, sebesar 10,08% dari total nilai ekspor nasional.
(Adhito)
