Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia melanjutkan posisi kelemahannya. Pasalnya, investor terus berhati-hati terhadap peluang terbukanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Meski Arab Saudi berkomitmen mengembalikan produksi minyak, investor tetap bersikap hati-hati. Alasannya, Amerika mengklaim serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi berasal dari Iran barat daya. Tudingan tersebut langsung dibantah Iran, yang menyebutkan tak tersangkut dengan aksi penyerangan.
Di bursa komoditas berjangka, minyak mentah jenis west texas intermediate terkoreksi 43 sen atau setara dengan 0,7 persen ke posisi USD 58,91 per barel.
Begitu juga, minyak jenisĀ brent melemah 36 sen (0,6 persen) ke posisi USD 64,19 per barel.
Penulis : Agus H
