Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikkan atau rebound, setelah sempat mengalami tekanan lantaran khawatir soal kekurangan pasokan global.
Di New York Mercantile Exchange-Amerika, jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman November terangkat USD 0,55 ke posisi USD 58,64 per barel. Sementara, London ICE Futures Exchange terhadap jenis brent untuk pengiriman November positif USD 0,49 menjadi USD 64,77 per barel.
Sebelumnya serangan pesawat tak berawak di fasilitas kilang minyak Arab Saudi telah menghilangkan sebanyak 5,7 juta barel produksi minyak per hari. Kendati begitu, Pemerintah Arab Saudi berkomitmen untuk mengembalikan kondisi pasar seperti semula.
Namun, hal tersebut tak merubah kekhawatiran pelaku pasar. Alasannya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat, sebab Amerika dan Arab Saudi menuduh Iran di balik serangan tersebut. Padahal, Iran membantahnya.
Penulis : Agus H
